Framework Hadirkan Laptop Linux Pertama dengan Prosesor Terbaru
Framework kembali mengumumkan pembaruan produk dengan peluncuran Framework Laptop 13 Pro, perangkat pertama yang secara resmi hadir dengan sistem operasi Linux terpasang sejak pabrik. Pembaruan ini juga mencakup dukungan untuk prosesor terbaru Intel Core Ultra Series 3, yang dapat digunakan pada model Framework Laptop 13 yang sudah ada maupun dibeli sebagai bagian dari perangkat baru.
Dukungan Linux yang Lebih Kuat
Framework selama ini dikenal sebagai produsen laptop yang mendukung berbagai distribusi Linux. Namun, dengan peluncuran Laptop 13 Pro, perusahaan ini mengambil langkah lebih jauh dengan menghadirkan perangkat yang siap digunakan dengan Linux sejak awal. CEO Framework, Nirav Patel, bahkan menyebut perangkat ini sebagai "MacBook Pro untuk pengguna Linux".
"Kami ingin memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna Linux dengan perangkat yang benar-benar siap digunakan sejak awal," ujar Nirav Patel. "Laptop 13 Pro adalah langkah pertama kami untuk mewujudkan visi tersebut."
Spesifikasi dan Pembaruan Lainnya
Selain prosesor Intel Core Ultra Series 3 dan dukungan Linux yang lebih baik, Framework juga memperkenalkan pembaruan pada komponen lain seperti layar, keyboard, dan bagian lainnya. Sebagian besar pembaruan ini kompatibel dengan model Framework yang sudah ada dan dirancang untuk mengatasi keluhan atau fitur yang kurang pada perangkat sebelumnya.
Fitur Utama Framework Laptop 13 Pro
- Prosesor Intel Core Ultra Series 3
- Linux terpasang sejak pabrik (pertama untuk Framework)
- Sertifikasi resmi Ubuntu
- Layar dan keyboard yang diperbarui
- Kompatibel dengan sebagian besar komponen Framework sebelumnya
Visi Jangka Panjang Framework
Framework tidak hanya fokus pada perangkat keras, tetapi juga pada ekosistem perangkat lunak yang mendukungnya. Dengan peluncuran Laptop 13 Pro, perusahaan ini menunjukkan komitmennya untuk menjadi pilihan utama bagi pengguna Linux yang menginginkan perangkat yang andal dan siap digunakan sejak awal.
Dengan berbagai pembaruan ini, Framework berharap dapat menarik lebih banyak pengguna Linux, terutama mereka yang mencari alternatif yang lebih fleksibel dan dapat disesuaikan dibandingkan dengan perangkat proprietary.