IMAX Alami Penurunan Pendapatan di Kuartal Pertama

IMAX mengumumkan penurunan pendapatan sebesar 6% pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun film fiksi ilmiah 'Project Hail Mary' yang dibintangi Ryan Gosling berhasil memberikan performa kuat di akhir kuartal, beberapa film lain seperti Mercy dan Wuthering Heights tidak mampu mencatatkan pendapatan setara film blockbuster.

Pendapatan Mencapai $81,4 Juta, Melampaui Perkiraan

Perusahaan ini mencatatkan pendapatan sebesar $81,4 juta pada kuartal pertama, turun dari $86,7 juta pada periode yang sama tahun lalu. Meskipun demikian, angka ini melampaui perkiraan analis Wall Street yang memperkirakan pendapatan sebesar $80 juta. Laba per saham juga tercatat sebesar 17 sen, melebihi proyeksi 15 sen.

Ekspansi Global dan Kembalinya CEO

IMAX terus memperluas jaringannya secara global dengan menambahkan 42 auditorium di 10 negara, termasuk 10 layar di jaringan bioskop Hoyts Cinemas di Australia. Selain itu, CEO IMAX, Rich Gelfond, akan segera kembali menjalankan tugasnya setelah sebelumnya mengambil cuti medis akibat pneumonia.

"IMAX terus membangun momentum dari pencapaian luar biasa pada tahun 2025 dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai platform global utama untuk hiburan blockbuster. Memasuki periode produktif dalam industri perfilman dengan jadwal rilis yang menjanjikan, kami optimis dapat mencapai target pendapatan global sebesar $1,4 miliar untuk tahun ini serta mendorong ekspansi jaringan di seluruh dunia," ujar Natasha Fernandes, Direktur Keuangan IMAX.

Rincian Kinerja Keuangan

  • Pendapatan Q1 2025: $81,4 juta (turun 6% YoY)
  • Laba per saham: 17 sen (melebihi proyeksi 15 sen)
  • Ekspansi global: 42 auditorium baru di 10 negara
  • Target pendapatan tahunan: $1,4 miliar
Sumber: The Wrap