Penerima andalan Minnesota Vikings, Justin Jefferson, mengakui bahwa memiliki quarterback tetap selama bertahun-tahun adalah impian yang sulit terwujud di NFL. Dalam wawancara terbaru, Jefferson membahas harapannya terhadap posisi QB timnya yang tengah memasuki musim kompetisi baru.
Selama empat musim pertamanya bersama Vikings, Jefferson menikmati stabilitas dengan kehadiran Kirk Cousins sebagai quarterback utama. Namun, situasi berubah drastis pada 2024 dan 2025. Meskipun Sam Darnold tampil solid pada 2024, tim harus berganti-ganti QB pada 2025 akibat performa buruk J.J. McCarthy, Carson Wentz, dan Max Brosmer. Hasilnya, Vikings finis dengan rekor 9-8, tetapi kombinasi ketiga QB tersebut hanya mampu mencetak 2.802 yard, 17 touchdown, dan 21 interception dengan persentase penyelesaian 61,4%. Bahkan, running back Cam Akers sempat mencetak touchdown passing sepanjang 32 yard.
Performa buruk di lini belakang turut memengaruhi produktivitas Jefferson. Ia hanya mampu mengumpulkan 1.048 yard dan dua touchdown sepanjang musim, meskipun bermain di semua 17 pertandingan. Ini merupakan kali kedua dalam kariernya Jefferson gagal mencapai 1.400 yard, sebelumnya terjadi pada 2023 saat ia hanya tampil dalam 10 pertandingan akibat cedera.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Vikings mendatangkan Kyler Murray melalui jalur bebas transfer. Murray diharapkan menjadi starter utama pada pekan pertama musim ini. Namun, McCarthy, Wentz, dan Brosmer tetap berada di roster dan bersaing memperebutkan posisi QB utama. Dalam wawancara dengan NFL Network di acara Good Morning Football, Jefferson mengungkapkan harapannya terhadap kompetisi internal tersebut.
"Yang kami butuhkan hanyalah persaingan, serius," kata Jefferson. "Siapa yang akan menjadi yang terakhir bertahan? Siapa yang akan menjadi pemimpin untuk membawa kami sepanjang musim? Itu adalah bagian yang hilang dan sangat penting bagi tim kami." Ia menekankan bahwa persaingan sehat antar-QB akan memicu performa tim, terutama di lini ofensif.
Jefferson juga berharap dapat membangun hubungan jangka panjang dengan quarterback starter, layaknya yang ia alami bersama Cousins. "Saya benar-benar menginginkan itu," ujarnya. "Sulit memang untuk mendapatkan quarterback yang sama selama bertahun-tahun, tapi hubungan yang terbangun dengan Kirk selama empat tahun pertama karier saya adalah sesuatu yang tak ternilai." Ia menambahkan, "Itu adalah sesuatu yang tidak mudah ditemukan di mana pun."
Meski menyadari sulitnya mempertahankan satu QB utama dalam jangka panjang di NFL, Jefferson tetap optimistis. Ia berharap dapat menciptakan chemistry yang sama dengan Murray atau siapa pun yang menjadi starter, demi kesuksesan tim di musim mendatang.
Dalam enam musim profesionalnya, Jefferson telah mencatatkan 579 tangkapan, 8.480 yard, dan 42 touchdown. Kontribusinya yang konsisten menjadi kunci bagi masa depan Vikings, terutama jika masalah stabilitas QB dapat diatasi.