Pembawa acara "The Daily Show", Desi Lydic, kembali menyoroti dukungan tanpa syarat sebagian besar politisi dan pemilih Partai Republik terhadap mantan Presiden Donald Trump. Dalam episode terbaru, Lydic mempertanyakan apakah para pendukung Trump memiliki semacam "kink" penghinaan diri atau motif tak terduga lainnya.
Lydic menampilkan cuplikan pidato Trump dalam acara yang ditujukan untuk menghormati ibu-ibu anggota militer AS. Dalam pidatonya, Trump membuat lelucon tentang militer yang diminta memperbaiki masalah autokoreksi di ponselnya. "Maaf, militer harus memperbaiki masalah autokoreksi ponselmu?" tanya Lydic dengan nada sindiran. Ia melanjutkan, "Trump mendengar tentang pengaturan umum ponsel, lalu langsung bilang, 'Baiklah, panggil Jenderal Pengaturan!'"
Lydic menekankan bahwa perilaku Trump yang dianggap memalukan ini tidak dapat dibela oleh siapa pun. "Siapa pun yang menyaksikan pidato ini pasti mempertanyakan apakah orang ini layak menjadi presiden. Inflasi meningkat, korupsi merajalela, dan kita tengah kalah dalam perang yang seharusnya tidak dimulai. Sementara itu, ia malah menghabiskan waktu untuk membicarakan autokoreksi dan membangun ballroom untuk dirinya sendiri," ungkapnya.
Sayangnya, pernyataan Lydic diikuti oleh laporan yang menyatakan bahwa dukungan terhadap Trump di kalangan Republik saat ini konsisten dengan tren pada pemilu pertengahan masa jabatan sebelumnya. "Dasarnya masih setia padanya setelah semua ini? Saya tahu sulit untuk mengakui kesalahan. Ambil contoh saya, pembuat grup Facebook 'Jared Fogle Would Make the Most Awesome Babysitter'. Tapi pada titik ini, Anda harus sadar dan berhenti merugikan diri sendiri," kata Lydic sembari bertanya, "Jadi, apa alasannya? Apakah Anda memiliki 'kink' penghinaan diri?"
Untuk memperkuat argumennya, Lydic menyajikan hasil jajak pendapat yang menunjukkan bahwa 39% Republik percaya Trump akan memukuli mereka dalam sebuah perkelahian. "Jadi, Anda memang memiliki 'kink' penghinaan diri!" serunya. "Tapi benarkah Anda berpikir akan kalah melawan seorang pria berusia 80 tahun? Lihatlah diri Anda sendiri, Republik! Di mana semangat menyerbu Gedung Capitol dulu?"
Untuk mengurai perdebatan tersebut, Lydic meminta rekan sejawatnya di "The Daily Show", Jordan Klepper dan Troy Iwata, untuk memberikan pandangan mereka. Iwata menanggapi dengan tegas, "Itu menunjukkan mereka sangat bodoh, Desi. Karena Trump tidak akan menang dalam perkelahian. Ia obesitas, lamban, dan sudah memiliki memar meski belum ada perkelahian pun."
Lydic kemudian mengklarifikasi pertanyaannya, "Saya hanya ingin tahu pola pikir para pendukungnya. Bukan siapa yang akan menang dalam perkelahian."
Iwata menimpali, "Saya juga tidak memikirkannya. Saya tahu siapa yang akan menang. Secara harfiah, siapa pun atau apa pun bisa mengalahkannya. Lihatlah dia! Ia bahkan sudah kalah melawan waktu."