Santa Fe, New Mexico — Gugatan hukum yang dimenangkan New Mexico terhadap Meta pada awal tahun ini senilai $375 juta menjadi sorotan publik. Namun, tahap berikutnya dalam kasus ini justru berpotensi menimbulkan dampak yang jauh lebih besar bagi Meta dan industri media sosial secara keseluruhan.

Mulai Senin (12/8), tim hukum Meta dan jaksa wilayah New Mexico akan kembali ke ruang sidang di Santa Fe untuk mengikuti sidang tiga minggu mengenai public nuisance (gangguan publik). Dalam sidang ini, mereka akan memperdebatkan perubahan yang diminta jaksa wilayah untuk diterapkan di Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Perubahan yang diminta meliputi:

  • Verifikasi usia wajib bagi pengguna di New Mexico;
  • Pelarangan enkripsi ujung-ke-ujung untuk pengguna di bawah 18 tahun;
  • Pembatasan penggunaan platform hingga maksimal 90 menit per hari untuk pengguna di bawah 18 tahun.

Jika hakim memutuskan untuk menerapkan perubahan ini, Meta diharuskan mematuhi perintah tersebut di seluruh platformnya. Hal ini dapat membuka preseden hukum baru yang berdampak pada seluruh industri media sosial, terutama dalam hal perlindungan anak-anak.

Menurut Raúl Torrez, Jaksa Wilayah New Mexico, kasus ini merupakan langkah penting untuk memastikan Meta bertanggung jawab atas dampak negatif platformnya terhadap generasi muda. "Kami tidak hanya menuntut denda, tetapi juga perubahan nyata dalam cara Meta mengelola platformnya," ujarnya.

Meta sendiri telah menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk melindungi pengguna muda. Namun, dalam sidang ini, perusahaan akan menghadapi tuntutan yang lebih ketat dari sebelumnya. Jika putusan hakim mendukung tuntutan New Mexico, Meta berpotensi menghadapi biaya implementasi yang jauh lebih besar dari denda awal $375 juta.

Para ahli hukum memperingatkan bahwa putusan ini dapat menjadi preseden bagi negara bagian lain di AS untuk mengajukan tuntutan serupa. Hal ini juga dapat mendorong pemerintah federal untuk menetapkan regulasi yang lebih ketat terhadap industri media sosial.

Sumber: The Verge