Jakarta — Miliarder dan investor ventura Amerika Serikat, Tim Draper, menekankan pentingnya memiliki Bitcoin sebagai aset jangka panjang. Dalam pidatonya di Nakamoto Stage, ia menyatakan bahwa Bitcoin telah resmi masuk ke dalam sistem keuangan global. Menurutnya, pemerintah kini justru memberikan perlakuan istimewa kepada industri ini.

Draper menjelaskan bahwa komunitas Bitcoin mulai merasakan perubahan signifikan seiring dengan meningkatnya adopsi. Ia melihat momen ini sebagai fase awal dari transformasi besar dalam sistem keuangan global. Proses peralihan, menurutnya, akan terjadi secara bertahap: dari dolar ke stablecoin, lalu dari stablecoin ke Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan satuan akun utama.

Ia memuji desain Bitcoin yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto. Sistem ini, kata Draper, tidak dikendalikan pemerintah, tidak melibatkan bank sebagai perantara, serta tidak bergantung pada catatan akuntansi konvensional. Ia juga berbagi pengalaman pribadinya saat pertama kali membeli Bitcoin dalam jumlah besar, namun kehilangan aset tersebut akibat praktik front-running dan kegagalan platform Mt. Gox. Pengalaman pahit itu sempat membuatnya ragu, namun setelah melihat perkembangan penggunaan kripto di berbagai pasar global, ia memutuskan untuk membeli kembali Bitcoin.

Untuk menekankan kerentanan mata uang fiat, Draper menceritakan sebuah kisah pribadi tentang uang satu juta dolar yang diberikan ayahnya saat ia masih muda. Ternyata, uang tersebut adalah lembaran Konfederasi yang tidak bernilai. Ia menggunakan cerita ini sebagai peringatan bahwa mata uang pemerintah dapat gagal, meninggalkan para penabung dengan kertas tak berharga. Kisah ini juga menjadi alasan ia membeli Bitcoin dari pemerintah AS dalam lelang aset yang disita, dengan membayar di atas harga pasar karena ia yakin Bitcoin adalah aset superior untuk jangka panjang.

Draper juga melukiskan skenario di mana pedagang ritel mulai menerima Bitcoin sebagai metode pembayaran, lalu secara bertahap hanya menerima Bitcoin. Dalam situasi tersebut, konsumen akan berbondong-bondong menarik uang dari bank untuk dikonversi ke Bitcoin, seiring dengan menurunnya kepercayaan terhadap mata uang nasional. Ia menyarankan agar setiap kepala keluarga memiliki setidaknya enam bulan kebutuhan hidup dalam bentuk Bitcoin sebagai perlindungan dari krisis semacam itu.

Peringatan serupa juga ditujukan kepada negara-negara yang menghadapi inflasi tinggi atau tekanan fiskal. Menurut Draper, jika suatu pemerintahan mengalami hiperinflasi namun tidak memiliki Bitcoin dalam cadangan, mata uang serta kekayaan para pejabatnya bisa kehilangan nilainya secara riil. "Anda seharusnya takut jika tidak memiliki Bitcoin," tegasnya. Ia mendesak masyarakat untuk segera memiliki aset ini karena mereka yang tidak memilikinya "harus sangat-sangat khawatir."

Draper menutup pidatonya dengan seruan kepada seluruh ekosistem Bitcoin. Ia yakin bahwa para pemilik Bitcoin akan berperan dalam membentuk masa depan sistem keuangan global, seiring dengan melemahnya nilai mata uang konvensional. Ia mendorong para pendengar untuk segera memberitahu keluarga, pemerintah, dan teman-teman mereka untuk membeli Bitcoin. Bagi para pengusaha dan pembangun, ia menekankan untuk "mendorongnya sekeras mungkin," karena kepemilikan Bitcoin secara luas dianggap sebagai lindung nilai yang efektif.