Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump meluncurkan program manfaat kesuburan baru pekan ini. Program ini memungkinkan perusahaan untuk menawarkan asuransi tambahan bagi karyawan mereka, mirip dengan asuransi penglihatan atau gigi, yang mencakup biaya perawatan IVF dan layanan kesuburan lainnya.

Dalam acara televisi pagi The View Selasa (13/5), para pembawa acaranya terbelah dalam menyikapi inisiatif tersebut. Beberapa menganggapnya sebagai kebijakan yang layak, sementara yang lain menyoroti ketidakcukupan program ini.

Dukungan dari Alyssa Farah Griffin

Host Alyssa Farah Griffin, yang baru saja melalui beberapa siklus IVF sebelum melahirkan seorang putra awal tahun ini, mendukung program ini. Ia mengakui bahwa biaya IVF yang ia tanggung mencapai enam digit dan tidak ditanggung oleh asuransi perusahaan karena statusnya sebagai pekerja lepas.

“Ini memiliki dampak nyata yang bisa membantu orang. Jadi, bagi saya, Trump memberi banyak alasan untuk dikritik secara sah. Namun soal ini, bagi saya, ini bukan kebijakan yang buruk,” ujar Farah Griffin.

Ia juga menambahkan bahwa Trump sering menempelkan namanya pada setiap inisiatif, yang menurutnya terasa tidak profesional. “Faktanya dia memasang namanya di segala sesuatu itu sangat cringe,” katanya.

Kritik dari Whoopi Goldberg

Moderator Whoopi Goldberg tidak serta-merta memberikan pujian kepada Trump. Ia menekankan bahwa bantuan nyata untuk orang tua tidak hanya sebatas mengajak masyarakat untuk memiliki anak, tetapi juga memastikan mereka mampu merawat dan membesarkannya.

"Jika benar ingin membantu, hentikan pengeluaran $29 miliar untuk perang, $400 juta untuk ballroom, dan $13 juta untuk mengecat kolam refleksi. Gunakan uang itu untuk perawatan anak dan aksesibilitas. Karena hanya mengatakan 'punya anak' tidak cukup. Anak-anak itu ada setiap hari. Anda harus merawat mereka, memberinya makan, menjaga mereka tetap sibuk, menyekolahkan mereka, dan memastikan mereka terpenuhi kebutuhannya," tegas Whoopi.

Pandangan Sara Haines dan Sunny Hostin

Host Sara Haines setuju dengan Whoopi. Ia menyoroti bahwa pesan yang disampaikan dalam program ini juga bermasalah, mengingat rekam jejak pemerintahan Trump yang kontroversial dalam kebijakan perempuan.

“Saat ini, saya tidak terlalu percaya pada Donald Trump dan kebijakan perempuan. Dan jangan sampai saya mulai membahas RFK Jr. Tapi masalah utamanya di sini adalah, membantu kelahiran tidak serta-merta meningkatkan angka kelahiran. Orang tidak memiliki anak karena mereka tidak mampu membayar tagihan, tidak memiliki akses kesehatan, atau bahkan tidak mampu membeli bahan bakar dan makanan,” jelas Haines.

Sementara itu, Sunny Hostin juga mendukung aspek kebijakan ini tetapi mempertanyakan niat Trump. “Perlu diakui, layak untuk mempertanyakan niat di balik ini. Namun, secara prinsip, kebijakan ini tidak sepenuhnya buruk,” katanya.

Diskusi ini menyoroti perbedaan pandangan dalam menyikapi inisiatif pemerintah, terutama ketika menyangkut isu sensitif seperti kesuburan dan dukungan orang tua.

Sumber: The Wrap