Kebijakan Kontroversial Warner Bros. Discovery
Di bawah kepemimpinan David Zaslav, Warner Bros. Discovery (WBD) dikenal dengan praktik pembatalan proyek hampir selesai untuk memanfaatkan pengurangan pajak. Kebijakan ini diterapkan untuk menekan beban utang dan biaya operasional perusahaan.
Proyek yang Dibatalkan dan Dampaknya
Beberapa proyek besar yang menjadi korban kebijakan ini antara lain:
- Batgirl (disutradarai Adil El Arbi dan Bilall Fallah) – film live-action yang hampir rampung dibatalkan.
- Scoob! Holiday Haunt (disutradarai Michael Kurinsky) – film animasi yang juga dibatalkan.
Reaksi Industri dan Konsekuensi
Keputusan pembatalan ini menuai protes keras dari para kreator dan industri perfilman. Banyak pihak menilai langkah ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga merusak reputasi WBD di mata para pekerja kreatif.
Kasus 'Coyote vs. Acme' yang Menjadi Sorotan
Salah satu kasus yang paling disoroti adalah pembatalan film Coyote vs. Acme, yang awalnya dianggap sebagai solusi hemat biaya. Namun, keputusan ini justru memicu kemarahan publik dan menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan.
"Pembatalan proyek hampir selesai hanya untuk alasan pajak adalah langkah yang sangat berisiko. Ini bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang kepercayaan industri terhadap WBD," ujar seorang analis industri.
Masa Depan WBD di Tengah Kontroversi
Kegagalan strategi ini memaksa WBD untuk mengevaluasi ulang kebijakannya. Apakah perusahaan akan terus mengandalkan praktik pembatalan proyek, ataukah akan mencari solusi yang lebih berkelanjutan? Waktu yang akan menjawab.