Seth Meyers, pembawa acara Late Night with Seth Meyers di NBC, sempat terlihat ragu untuk melanjutkan lelucon berikutnya dalam monolognya pada Selasa malam (21/5). Namun, bukan karena ia menikmati tawa penonton atas lelucon sebelumnya. Meyers justru ingin lebih lama menatap foto tangan Presiden Donald Trump yang terlihat memar.
Di awal monolognya, Meyers membahas kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat yang bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan negara tersebut. Namun, ia menambahkan lelucon lain yang tak kalah menarik.
“Selain itu, ini juga peringatan 280 tahun tangan mereka!” ujar Meyers sambil tersenyum.
Setelah lelucon itu, muncul gambar kedua tangan tersebut di layar. Tangan Trump terlihat memar, sementara tangan Raja Charles tampak bengkak dengan cincin di kelingkingnya. Saat penonton tertawa, Meyers justru tersenyum sambil diam sejenak, memandangi gambar tersebut lebih lama dari biasanya.
“Maaf, saya tahu kalau saya mulai lelucon berikutnya, gambarnya akan hilang,” ujarnya kemudian. Ia akhirnya melanjutkan monolognya setelah beberapa saat.
Tangan Trump yang memar memang telah lama menjadi bahan lelucon bagi Meyers. Pada kesempatan lain, ia pernah menyebut tangan Trump seperti “tangan keluarga Addams”. Bahkan, Meyers sempat meminta maaf karena tidak terlalu sering membahas hal tersebut, seolah-olah ia ingin mengejar ketertinggalan.
Baru-baru ini, Meyers juga sempat berkelakar bahwa tangan Trump yang memar mungkin menjadi pertanda bahwa masa kepresidenan keduanya tidak akan berakhir dengan pemakzulan, melainkan dengan situasi seperti di film Willy Wonka.
Anda dapat menyaksikan momen lengkap monolog Seth Meyers dalam video di atas.