Tesla mengeluarkan pemberitahuan penarikan kembali (recall) terhadap 173 unit Cybertruck RWD setelah ditemukan risiko serius: roda dapat lepas saat mobil dikendarai. Masalah ini disebabkan oleh retakan di sekitar lubang baut rotor rem akibat beban berlebih, terutama saat melewati jalan tidak rata atau menikung.

Menurut Tesla, jika retakan memburuk, baut roda dapat terpisah dari hub, sehingga roda berpotensi terlepas. Perusahaan menyatakan belum menerima laporan kecelakaan atau cedera akibat masalah ini, namun telah mencatat tiga klaim garansi terkait.

Total 173 unit Cybertruck RWD yang diproduksi antara 21 Maret 2024 hingga 25 November 2025 terdampak recall. Hanya model dengan velg standar 18 inci yang terpengaruh, sedangkan varian opsional 20 inci tidak terkena dampak.

Investigasi Tesla menemukan bahwa masalah ini berawal dari temuan retakan pada rotor rem selama pengujian pra-produksi pada Agustus 2023. Meskipun semua baut masih utuh saat itu, laporan lapangan menunjukkan bahwa kondisi ini lebih serius dari perkiraan awal.

Tidak hanya model baru yang meninggalkan pabrik dengan cacat ini, tetapi beberapa pusat layanan Tesla juga menggunakan rotor rem yang berpotensi bermasalah. Akibatnya, kendaraan yang pernah melakukan penggantian rem juga berisiko mengalami masalah serupa.

Apa Solusi yang Diberikan Tesla?

Meskipun pemberitahuan recall mencakup kendaraan yang diproduksi sejak 21 Maret 2024, Tesla mengklarifikasi bahwa produksi Cybertruck RWD dengan velg 18 inci baru dimulai pada 28 Agustus 2025. Produksi varian ini berhenti kurang dari tiga bulan kemudian, yakni pada 5 November 2025, karena permintaan yang rendah.

Pemilik Cybertruck RWD yang terdampak akan menerima pemberitahuan dari Tesla setelah Juni 2025. Mereka diminta untuk membawa truk mereka ke pusat layanan resmi untuk mengganti rotor depan dan belakang, hub, serta baut roda dengan komponen yang lebih tahan lama dan aman.

"Keamanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Kami mendorong semua pemilik yang terdampak untuk segera melakukan perbaikan sesuai jadwal yang diberikan," ujar juru bicara Tesla.
Sumber: CarScoops