Penggerebekan Dini Hari oleh Agen Federal

Tim agen federal, termasuk FBI, melakukan penggerebekan terhadap sekitar 20 pusat penitipan anak di Minneapolis pada Selasa (14/5) dini hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari investigasi penipuan yang tengah berlangsung dan telah mendapatkan izin pengadilan.

Menurut keterangan seorang juru bicara Departemen Kehakiman, operasi tersebut melibatkan aparat federal, negara bagian, dan lokal. Meskipun demikian, hingga saat ini tidak ada penangkapan yang dilaporkan. Laporan CBS News menyebutkan bahwa sekitar 20 pusat penitipan anak menjadi sasaran dalam operasi ini.

Keterkaitan dengan Teori Konspirasi Sayap Kanan

Sumber yang dihubungi Fox News menyebutkan bahwa sasaran utama dalam penggerebekan ini diduga terkait dengan komunitas Somalia. Salah satu pusat penitipan yang disasar adalah Mini Childcare Center, yang sebelumnya menjadi sasaran YouTuber sayap kanan Nick Shirley.

Shirley sebelumnya telah melakukan intimidasi terhadap sejumlah pusat penitipan anak dengan tuduhan menjalankan skema penipuan besar-besaran yang melibatkan warga Amerika keturunan Somalia. Tuduhan tersebut terbukti tidak berdasar, karena hingga kini tidak ada bukti penipuan yang ditemukan di pusat-pusat penitipan tersebut.

Latar Belakang Politik dan Kontroversi

Teori konspirasi yang disebarkan Shirley sempat diangkat oleh pemerintahan Trump. Presiden saat itu, Donald Trump, bahkan memperparah retorika kebenciannya dengan menyatakan bahwa orang-orang Somalia tidak layak tinggal di Amerika. Ia juga secara terbuka menyerang Ilhan Omar, anggota Kongres Amerika keturunan Somalia dari Minnesota.

Operasi sebelumnya meninggalkan jejak kelam

Operasi ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Operation Metro Surge, di mana sekitar 2.000 agen federal turun ke jalan-jalan Minneapolis. Dalam operasi tersebut, Renee Good dan Alex Pretti meninggal dunia, sementara ribuan imigran mengalami pelecehan, penahanan, dan penganiayaan. Meskipun demikian, seperti halnya Shirley, para agen federal kali ini juga gagal menemukan bukti pelanggaran di pusat penitipan anak yang disasar.

Kesimpulan

Penggerebekan dini hari ini menunjukkan bahwa investigasi penipuan masih berlangsung, meskipun tuduhan awal yang melatarbelakanginya terbukti tidak berdasar. Masyarakat menantikan transparansi lebih lanjut mengenai hasil investigasi ini.