Audi kembali memperluas lini kendaraan listriknya di China dengan meluncurkan A6L e-tron, sedan listrik yang menawarkan jangkauan hingga 815 kilometer dalam satu kali pengisian baterai.
Mobil ini dikembangkan oleh Audi FAW dan memiliki wheelbase yang diperpanjang 132 mm, memberikan ruang kabin belakang yang lebih luas layaknya mobil kelas flagship. A6L e-tron diperkenalkan di ajang Auto China di Beijing bulan lalu dan kini siap memasuki pasar.
Dengan baterai berkapasitas 107 kWh, mobil ini mampu menempuh hingga 815 km berdasarkan standar CLTC. Tersedia dalam dua varian, yaitu Long Range dan Extended Range, sebagian besar versi mobil ini dilengkapi dengan sistem penggerak empat roda ganda (AWD) yang menghasilkan tenaga hingga 543 hp (405 kW) dan torsi 779 Nm.
Performa akselerasi A6L e-tron sangat impresif. Mobil ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 4,3 detik. Selain itu, sistem pengisian daya 800V memungkinkan baterai diisi dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu 21 menit.
Dari segi desain, A6L e-tron memiliki pintu belakang yang lebih panjang dan atap yang sedikit lebih landai dibandingkan dengan model konvensional. Meski demikian, mobil ini memiliki koefisien hambatan udara yang sangat rendah, yaitu 0,22.
Interior A6L e-tron tetap mempertahankan desain khas Audi dengan layar digital instrumen berukuran 11,9 inci, sistem infotainment 14,5 inci, serta layar penumpang depan berukuran 10,9 inci. Dua layar digital tambahan berukuran 7 inci juga tersedia untuk menggantikan kaca spion samping.
Beberapa opsi interior premium yang ditawarkan meliputi kursi sport dengan fitur pemanas, ventilasi, dan pijat. Pembeli juga dapat memilih atap kaca panoramik yang dapat diredupkan serta sistem audio premium Bang Olufsen dengan 20 speaker.
Harga A6L e-tron di China dimulai dari ¥309.800 (sekitar Rp643 juta) untuk varian dasar, sementara varian tertinggi dibanderol hingga ¥439.800 (sekitar Rp915 juta).