Bill Maher dan Senator John Fetterman dari Pennsylvania memberikan tanggapan yang mengejutkan terhadap kebiasaan Donald Trump dalam melontarkan komentar agresif terhadap wartawan yang menantangnya. Termasuk ucapan kontroversial "quiet, piggy" yang sempat viral, keduanya menyebut perilaku Trump sebagai sesuatu yang "mengerikan" sekaligus "menggugah kejujuran".
Senator Fetterman hadir sebagai tamu dalam episode Club Random yang tayang pada Senin (15/7/2024). Dalam diskusi tersebut, Maher dan Fetterman membahas kebiasaan Trump yang kerap "muntahkan monolog batinnya" tanpa filter. Maher menggambarkan Trump seolah-olah "memuntahkan isi pikirannya secara spontan".
"Ada sesuatu yang tidak normal secara psikologis dari seseorang yang begitu saja mengeluarkan monolog batinnya. Namun, hal itu memberinya keaslian yang tidak bisa ditiru oleh siapa pun," ujar Maher.
Maher juga menyinggung wawancara kontroversial Trump dengan Norah O’Donnell dari CBS News seusai insiden penembakan di acara White House Correspondents’ Dinner. Dalam wawancara tersebut, O’Donnell menyebutkan komentar dari tersangka penembak, yang melabeli Trump sebagai "pedofil" dan "Hitler".
Menurut Maher, reaksi Trump yang marah bisa dipahami. "Itu sangat membuatnya kesal. Saya bisa melihat kedua sisi. Sebagai wartawan, itu adalah berita. Namun, itu juga memberi akses kepada presiden dari seorang teroris," jelasnya.
Maher menambahkan bahwa respons Trump terhadap O’Donnell setelah wawancara—di mana ia menyebut O’Donnell sebagai "terrible"—menunjukkan kejujuran yang mencengangkan sekaligus mengkhawatirkan bagi bangsa ini.
"Dia tidak hanya berpikir seperti itu seperti politisi pada umumnya. Itulah yang sebenarnya mereka pikirkan. Dia hanya mengatakannya. Pada saat yang sama, itu mengerikan, tetapi juga agak menyegarkan. Sungguh kejujuran yang mengejutkan," kata Maher.
"Sebagai seseorang yang mencintai kejujuran dan telah menjadikan hal itu sebagai bagian dari karier saya, ada momen di mana Anda mengangguk dan berkata, 'Wow. Kejujuran total. Saya pikir Anda orang yang mengerikan, dan saya akan mengatakannya.'"
Fetterman, yang setuju dengan pernyataan Maher, ikut tertawa terbahak-bahak dan menyebut ucapan "quiet, piggy" sebagai contoh nyata kejujuran brutal Trump.
"Itulah presiden Amerika," kata Fetterman sambil tertawa. "Quiet, piggy!"
Maher pun menyetujui, menambahkan bahwa ia tidak lagi merasa marah ketika Trump men-tweet tentang dirinya karena esok harinya, tweet tersebut sudah terlupakan.
Ucapan "Quiet, Piggy" yang Viral
Salah satu serangan verbal Trump yang paling merendahkan terhadap wartawati terjadi pada 14 November 2025 di atas pesawat Air Force One. Saat itu, reporter Bloomberg News, Catherine Lucey, mencoba menekan Trump untuk menjelaskan mengapa ia tidak secara sepihak membuka dokumen Epstein. Trump menjawab bahwa ia "tidak tahu apa-apa" terkait klaim dalam email Epstein bahwa Trump "tahu tentang para gadis".
Namun, ketika pertanyaan Lucey terus berlanjut, Trump akhirnya meledak: "Diam. Diam, babi kecil!" sebelum beralih ke pertanyaan lain. Ucapan tersebut kemudian menjadi viral dan menuai kecaman luas dari para jurnalis.
Anchor CNN, Jake Tapper, menyebut perilaku Trump sebagai "menjijikkan dan sama sekali tidak dapat diterima". Sementara itu, mantan koresponden ABC News, Terry Moran, menulis di X (sebelumnya Twitter): "Ketika mereka turun rendah, dia turun lebih rendah lagi."
Presiden Trump sendiri belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan tersebut.