Keputusan unericip George Pickens, penerima Cowboys, untuk menerima tender franchise telah memicu berbagai spekulasi. Bagi Brian Schottenheimer, pelatih utama Cowboys, alasannya sangat jelas dan tidak memerlukan pembahasan lebih lanjut.

Pada Sabtu (14/6), Schottenheimer menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk berbicara dengan Pickens mengenai keputusannya tersebut.

"Saya tidak melihat alasan untuk melakukan pembicaraan itu," ujar Schottenheimer, dikutip oleh Joseph Hoyt dari Dallas Morning News. "Itu bukan rencana kami."

Lantas, mengapa Schottenheimer yakin Pickens memilih kontrak satu tahun senilai $27,298 juta dengan Cowboys?

"Saya pikir karena George akan bermain dengan bayaran satu dolar saja, sama seperti cintanya pada olahraga ini. Mereka yang mencintai permainan ini akan tetap bermain," jelas Schottenheimer.

Namun, pernyataan tersebut dinilai sebagai penyederhanaan yang berlebihan. Sebaliknya, pilihan Pickens lebih didorong oleh ketiadaan opsi lain. Cowboys enggan memberikan kontrak jangka panjang, sementara tidak ada tim lain yang bersedia menawarkan kontrak yang memerlukan dua pilihan putaran pertama sebagai kompensasi jika tawaran tidak diikuti.

Akibatnya, Pickens hanya memiliki satu pilihan: menerima tender senilai $27,298 juta—meski nilainya hampir $15 juta di bawah harga pasar—untuk kemudian mencetak performa besar tahun ini dan mengulanginya pada 2027.

Beberapa pihak masih mempertanyakan apakah Pickens akan melewatkan minicamp wajib bulan depan. Namun, logika sederhana menunjukkan mengapa hal itu tidak mungkin terjadi. Mengapa ia menerima tender sekarang, lalu membayar denda hampir $100.000, padahal ia bisa menunggu hingga minicamp selesai?

Tindakan ini menegaskan bahwa Pickens benar-benar berkomitmen untuk musim 2026. Ia akan hadir dengan tujuan mengulangi performa gemilangnya di 2025 dan meninggalkan masa-masa sulitnya selama tiga tahun di Pittsburgh.