MIAMI, Amerika Serikat — Formula 1 kembali memeriahkan musim 2026 dengan Miami Grand Prix, yang menjadi panggung bersejarah bagi tim terbaru di grid, Cadillac. Setelah resmi bergabung sebagai tim ke-11 musim ini, Cadillac kini siap mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga otomotif global.
Bagi tim asal Amerika Serikat ini, balapan di Miami bukan sekadar kompetisi biasa. Ini adalah momen istimewa karena menjadi balapan pertama mereka di hadapan penggemar lokal, setelah sebelumnya meraih pencapaian penting di Grand Prix China. Sebelum memulai debutnya di Florida, kami mewawancarai secara eksklusif Graeme Lowdon, Principal Team Cadillac, untuk mengupas perjalanan tim ini sejak awal hingga siap berlaga di level tertinggi.
Mulai dari Nol hingga F1: Perjuangan yang Luar Biasa
Lowdon menggambarkan awal perjalanan Cadillac di F1 dengan satu kata: ‘Bersejarah’. Ia menekankan bahwa kehadiran tim baru di F1 sudah jarang terjadi, apalagi dengan dukungan dari produsen otomotif besar seperti Cadillac, yang memiliki brand kuat di Amerika Serikat.
“Ini benar-benar unik. Tidak hanya Cadillac, tetapi juga TWG Motorsport dengan pengalaman mereka di olahraga AS, termasuk kepemilikan di tim NBA Lakers dan MLB Dodgers. Kami merasakan sesuatu yang luar biasa dan saya sangat bangga bisa terlibat dalam perjalanan ini sejak awal.”
Proses pembentukan tim ini dimulai sejak Januari 2023. Dalam waktu kurang dari tiga tahun, Cadillac berhasil melewati berbagai tantangan untuk akhirnya tampil di grid F1. Lowdon pun mengakui betapa sulitnya proses ini.
“Sangat berat. Saya bahkan merasa Mark (Schafer, pemilik tim) sudah tidak mengenali dirinya sendiri. Jika saya punya anjing, hewan itu pasti sudah menggigit kami karena tidak mengenali kami lagi. Ini adalah pekerjaan besar.”
Persiapan Menuju Balapan Perdana di Miami
Sebagai tim baru, Cadillac telah mencatatkan sejumlah pencapaian penting sebelum Miami. Mereka berhasil menyalakan mesin untuk pertama kalinya, mengikuti balapan perdana, hingga meraih finis ganda di Grand Prix China. Kini, tantangan berikutnya adalah tampil di hadapan penggemar lokal di Amerika Serikat.
Lowdon juga membahas tentang kesiapan tim menghadapi tekanan balapan di Miami, yang dikenal dengan atmosfernya yang meriah dan penuh dukungan dari penggemar. Ia menekankan pentingnya adaptasi dengan lingkungan baru, baik dari segi teknis maupun budaya balap.
“Kami belajar banyak dari setiap tahap. Dari pengembangan mobil hingga strategi balap, semuanya adalah proses pembelajaran. Kini, kami siap untuk menunjukkan performa terbaik kami di depan publik Amerika,” ujar Lowdon.
Apa yang Diharapkan di Masa Depan?
Dengan kehadiran Cadillac, F1 semakin menarik perhatian di Amerika Serikat, pasar otomotif terbesar di dunia. Tim ini tidak hanya membawa brand mewah, tetapi juga ambisi untuk bersaing di level tertinggi. Lowdon optimis bahwa Cadillac akan menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di masa depan.
“Kami tidak hanya ingin menjadi tim baru. Kami ingin menjadi tim yang sukses dan memberikan dampak positif bagi F1, terutama di Amerika. Ini adalah awal yang luar biasa, dan kami siap untuk menulis sejarah lebih lanjut,” tutupnya.