MIAMI, Florida — Charles Leclerc dari tim Scuderia Ferrari mengalami hari yang berat di ajang Miami Grand Prix 2026. Meskipun berhasil finis di posisi keenam, Leclerc justru mendapat sanksi setelah balapan usai. Insiden terjadi pada putaran terakhir saat ia menyenggol tembok di Tikungan 3, namun tetap melanjutkan balapan.
Leclerc sempat bersaing ketat dengan Max Verstappen dan George Russell sepanjang balapan. Ia bahkan berada di posisi podium sebelum insiden terjadi. Meskipun demikian, Leclerc berhasil mempertahankan mobilnya dan finis di posisi keenam. Namun, keputusan juri balapan menarik perhatian setelah Leclerc dipanggil untuk dua insiden: tabrakan dengan Russell di putaran terakhir dan potensi keuntungan yang didapat dengan meninggalkan lintasan setelah menyenggol tembok.
Setelah melalui pemeriksaan, Leclerc dikenai penalti drive-through. Karena balapan telah berakhir, penalti tersebut dikonversi menjadi denda waktu 20 detik. Akibatnya, Leclerc turun dari posisi keenam ke posisi kedelapan.
Dasar Keputusan Juri Balapan
Dalam keputusan resmi yang tertuang dalam Dokumen 97, juri balapan menyatakan bahwa mereka telah mendengarkan keterangan Leclerc dan perwakilan tim, serta meninjau rekaman video, data telemetri, dan komunikasi radio. Berikut poin-poin utama keputusan tersebut:
- Insiden Tikungan 3: Mobil Leclerc (#16) menyenggol tembok di putaran terakhir dan terus melaju, namun mengalami masalah teknis yang membuatnya sulit melewati tikungan ke kanan.
- Penyebab meninggalkan lintasan: Karena mobil tidak dapat melewati tikungan dengan baik, Leclerc terpaksa memotong chicane untuk melanjutkan balapan. Juri menilai tindakan ini memberikan keuntungan yang berkelanjutan.
- Masalah mekanis bukan alasan pembenaran: Meskipun Leclerc mengaku mobilnya mengalami masalah, juri menyatakan bahwa hal tersebut tidak cukup untuk membenarkan tindakannya meninggalkan lintasan.
- Tidak ada bukti pelanggaran tambahan: Juri juga mempertimbangkan apakah Leclerc melanjutkan balapan dengan mobil yang mengalami kerusakan parah. Namun, tidak ditemukan bukti yang cukup untuk menindak lebih lanjut.
Keputusan ini membuat Leclerc kehilangan dua posisi di akhir balapan. Ia kini berada di posisi kedelapan setelah sebelumnya finis keenam.
Reaksi dan Dampak
Insiden ini menjadi sorotan karena Leclerc hampir meraih podium di akhir balapan. Meskipun demikian, Leclerc tetap menunjukkan ketangguhan dengan mampu menyelesaikan balapan meski mobilnya mengalami kerusakan. Penalti yang diterimanya juga menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar dan pakar olahraga otomotif.
Leclerc sendiri menyatakan bahwa mobilnya mengalami masalah teknis yang membuatnya sulit mengendalikan arah. Namun, juri balapan menilai bahwa tindakannya meninggalkan lintasan memberikan keuntungan yang tidak adil.
"Mobil terasa tidak stabil di tikungan kanan. Saya terpaksa memotong chicane untuk bisa melanjutkan balapan," ujar Leclerc dalam keterangan resmi.
Video insiden tersebut juga telah beredar luas di media sosial, menunjukkan betapa dramatisnya momen saat Leclerc menyenggol tembok sebelum akhirnya finis di posisi keenam. Namun, penalti yang diterimanya membuatnya harus puas di posisi kedelapan.