Cuplikan konser yang viral di media sosial menunjukkan Pete Hegseth menggunakan helikopter militer untuk menjemput Kid Rock sebelum konser Freedom 250 Tour di Dallas, Amerika Serikat, akhir pekan lalu. Video tersebut juga menampilkan interaksi keduanya dengan anggota militer Amerika.
Pete Hegseth, mantan Sekretaris Departemen Urusan Veteran AS, memberikan sambutan istimewa kepada Kid Rock dengan penerbangan helikopter militer sebelum konser di Dallas. Cuplikan ini diunggah oleh akun Twitter @TONYxTWO pada 2 Mei 2026 dengan keterangan, "Secretary Pete Hegseth gives Kid Rock a lift in EPIC intro to his Dallas Concert kicking off his ‘Freedom 250 Tour’ !! This is EPIC!!".
Dalam video, Hegseth awalnya mengatakan berencana menghadiri konser Kid Rock. Saat Kid Rock menawarkan tumpangan, Hegseth justru menawarkan diri untuk menjemput dengan helikopter militer. Keduanya kemudian terbang menggunakan helikopter, termasuk Kid Rock yang sempat duduk di kursi penembak.
Meskipun video ini disebut-sebut sebagai promosi militer, tidak ada pernyataan resmi yang mengkonfirmasi hal tersebut. Video ini lebih terlihat sebagai bagian dari promosi konser Kid Rock malam itu. Pada akhir cuplikan, terdengar suara pembawa acara mengumumkan, "Ladies and gentlemen, please welcome to the stage … the Detroit City Cowboy and the American Badass, put your hands together for Kid Rock!".
Kontroversi Terkait Helikopter Militer dan Kid Rock
Pada Maret 2026, Kid Rock kembali menjadi sorotan setelah membagikan video dua helikopter AH-64 Apache terbang di dekat rumahnya di Nashville, tepat saat berlangsungnya acara No Kings Rally di kota tersebut. Militer AS kemudian melakukan investigasi terkait penerbangan helikopter tersebut.
"Pimpinan Fort Campbell mengetahui adanya video yang beredar di media sosial yang menunjukkan helikopter AH-64 Apache beroperasi di sekitar tempat tinggal pribadi Bapak Robert Ritchie (juga dikenal sebagai ‘Kid Rock’). Komando telah memulai investigasi untuk meninjau keadaan sekitar aktivitas tersebut."
— Pernyataan Mayor Jonathon Bless, Pejabat Humas Divisi Lintas Udara ke-101
Pernyataan tersebut melanjutkan, "Divisi Lintas Udara ke-101 (Serbuan Udara) dan Fort Campbell mempertahankan standar ketat terkait keselamatan penerbangan, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap regulasi penerbangan yang berlaku. Kami menganggap serius semua kekhawatiran mengenai operasi pesawat dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar."