Perusahaan asuransi besar Amerika Serikat, Cigna, mengumumkan akan keluar dari pasar asuransi kesehatan individu yang diatur oleh Affordable Care Act (ACA) pada tahun 2027. Keputusan ini diambil untuk mengalokasikan sumber daya pada bisnis yang lebih menguntungkan dan berpotensi tumbuh.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh eksekutif Cigna dalam panggilan pendapatan kuartal pertama yang digelar pada Kamis (16/5). Pada kesempatan itu, Cigna juga melaporkan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi, dengan laba mencapai $1,7 miliar dan revisi proyeksi pendapatan tahunan yang lebih tinggi.
Saat ini, Cigna memiliki 369.000 anggota ACA yang tersebar di 11 negara bagian. Jumlah ini hanya sebagian kecil dari total 18,3 juta anggota yang dimiliki perusahaan secara global.
Brian Evanko, Chief Operating Officer (COO) Cigna, menjelaskan bahwa keputusan untuk meninggalkan pasar ACA tidak diambil dengan mudah. Menurutnya, ada dua alasan utama di balik langkah ini: pertama, pertumbuhan bisnis ACA dianggap tidak signifikan, dan kedua, dengan keluar, Cigna dapat lebih fokus pada prioritas bisnis lainnya.
Prioritas tersebut mencakup divisi layanan perawatan khusus Evernorth, divisi manfaat farmasi, serta bisnis asuransi karyawan yang menjadi andalan perusahaan.