Don Lemon mengumumkan pada Minggu bahwa Lemon Media Network (LMN), perusahaan medianya yang independen, sedang memperluas tim berita dan operasional. Menurut siaran pers LMN, jaringan ini telah mengumpulkan lebih dari 10 juta pengikut di berbagai platform seperti YouTube, Instagram, TikTok, Substack, Facebook, Twitch, Threads, dan Bluesky. Setengah dari pertumbuhan tersebut terjadi dalam setahun terakhir.
"Dua tahun lalu, banyak yang bilang media independen adalah langkah mundur. Sekarang, dengan 10 juta pengikut, saya rasa kami telah membuktikan sebaliknya," ujar Lemon dalam pernyataan resmi.
Lemon melanjutkan, "Sementara media mainstream mengejar keseimbangan palsu, kebencian, dan pertengkaran tanpa akhir, audiens justru beralih ke suara-suara yang terasa autentik, langsung, dan dapat dipercaya."
Ekspansi ini juga diikuti dengan penambahan dua posisi kunci: Douglas Robins, alumni McKinsey, bergabung sebagai Direktur Operasional, dan Daniel Grimes, mantan karyawan Spectrum News, sebagai Direktur Berita. Langkah ini diumumkan melalui cuitan oleh wartawan Dylan Byers pada 10 Mei 2026.
Lemon menekankan kebebasan yang dimiliki LMN: "Tidak ada bos korporat, tidak ada ketakutan kehilangan pekerjaan karena mengatakan kebenaran. Kami menjawab kepada audiens, bukan kepada elite, oligarki, atau Gedung Putih. Inilah yang seharusnya dimaknai sebagai kebebasan pers."
Untuk memperkuat keterlibatan audiens, Lemon juga meluncurkan buletin harian di Substack berjudul The Lemon Lucky 7. Setiap pagi, buletin ini akan menyajikan tujuh cerita eksklusif dari Lemon.
Latar Belakang Kontroversial
Pengumuman ini hadir beberapa bulan setelah Lemon ditangkap atas tuduhan pelanggaran hak-hak sipil federal terkait liputannya terhadap sebuah unjuk rasa di St. Paul. Tuduhan tersebut meliputi konspirasi untuk merampas hak dan pelanggaran Undang-Undang Akses Bebas ke Klinik (FACE Act), yang mencegah seseorang menghalangi hak seseorang atas kebebasan beragama.
Saat itu, Lemon menyatakan, "Ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang semua jurnalis, terutama di Amerika Serikat. Selama lebih dari 30 tahun, saya menjadi jurnalis, dan perlindungan Amandemen Pertama telah menjadi landasan kerja saya."
Ia menambahkan, "Proses hukum di sini adalah bentuk hukuman. Saya tidak akan gentar, mundur, atau dibungkam. Saya akan melawan tuduhan tak berdasar ini."