Senator AS Elizabeth Warren tak dapat menahan tawanya pada Rabu (13/3) saat Sara Eisen, pembawa acara CNBC, membandingkan pendapatnya yang vokal tentang Federal Reserve dengan tuntutan Presiden Donald Trump kepada Ketua Fed Jerome Powell. Warren menanggapinya dengan pertanyaan, "Maaf, apakah itu nyata?"

Pertukaran itu terjadi sehari setelah Warren mempertanyakan Kevin Warsh, calon pengganti Powell yang ditunjuk Trump, dalam sidang konfirmasi Komite Perbankan Senat pada Selasa (12/3). Powell menolak permintaan Trump untuk menurunkan suku bunga.

Perbedaan mencolok pendapat dan kontrol

Eisen mengatakan kepada Warren,

"Anda sendiri sangat vokal di acara ini maupun di tempat lain tentang apa yang seharusnya dilakukan Fed. Anda juga mendukung Lael Brainard dan Janet Yellen, yang kebijakannya sejalan dengan Anda. Maksud saya, ini tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan presiden dalam mengekspresikan keinginannya terkait kebijakan dan siapa yang dia inginkan."

Warren menjawab sambil tertawa tak percaya,

"Maaf, apakah itu nyata? Bukan hal yang sama untuk sekadar mengatakan, 'Ini pendapat saya, ini cara saya membaca angka-angka, dan ini orang yang menurut saya memiliki rekam jejak bagus.' Apakah Anda menganggap itu sama dengan menjadi Presiden Amerika Serikat dan menggunakan Departemen Kehakiman untuk menuntut seseorang secara pidana?"

Warren melanjutkan penolakan terhadap perbandingan tersebut. Ia menekankan bahwa Trump tidak sekadar berpendapat, melainkan berusaha mengendalikan Fed.

Trump berusaha mengendalikan Fed dengan ketakutan

"Donald Trump bukan sekadar mengemukakan pendapat. Ia berusaha mengendalikan Fed," kata Warren. "Anda tahu, dan saya tahu, apa yang juga dia lakukan adalah mengendalikan Fed dengan menakut-nakuti mereka semua."

Eisen kemudian bertanya mengapa Warren tidak menanyakan Warsh tentang hal itu atau tentang investigasi pidana yang tengah berlangsung terhadap Powell dalam sidang Selasa. Warren menjawab,

"Kami sudah melakukannya! Kami sudah melakukannya, dan tahukah Anda apa jawabannya? Saya tanyakan padanya di kantor. Ia bilang, 'Saya tidak akan berkomentar karena ini masih dalam proses investigasi.' Saya bisa saja menghabiskan 45 detik lagi untuk membuatnya mengulang jawaban yang sama di sidang, tapi dia memberi tahu semua kami jawaban yang sama."

Warren juga menyebut Warsh sebagai "boneka" karena enggan menjawab pertanyaan sulit.

Warsh disebut boneka Trump

"Pertanyaan yang tidak nyaman, dia hanya bilang, 'Saya tidak akan menjawab. Saya tidak akan menjawab, dan saya tidak punya apa-apa yang bisa saya bantah, tidak satu fakta pun yang bisa saya bantah dari Donald Trump,'" ujar Warren. "Saya harus katakan, jika sepatu itu pas, ya memang pas untuknya."

Sumber: The Wrap