NFL Hadapi Sorotan Regulator atas Strategi Hak Media

Liga Sepak Bola Nasional (NFL) mengambil sikap proaktif setelah regulator dari Departemen Kehakiman AS dan Komisi Komunikasi Federal (FCC) meninjau praktik serta strategi hak media liga tersebut. Pergeseran olahraga ke platform streaming juga menjadi sorotan terkait dampaknya terhadap konsumen.

Eksekutif NFL, Ted Ullyot, Hans Schroeder, dan Jeff Miller, bertemu dengan staf utama Ketua FCC Brendan Carr, Greg Watson, serta penasihat hukum Allison Howell, dan Deputi Kepala Biro Media FCC Evan Morris pada 17 April. Pertemuan tersebut membahas pendekatan distribusi pertandingan langsung NFL dan manfaatnya bagi penggemar serta stasiun penyiar lokal.

NFL: Strategi Distribusi Media Berpusat pada Penggemar

Dalam surat yang dikirim Selasa, NFL menegaskan komitmennya untuk menempatkan penggemar sebagai prioritas utama. "Sejak berdiri, NFL selalu berupaya menempatkan penggemar di pusat setiap keputusan. Hal ini terlihat jelas dalam strategi distribusi media NFL, yang selama lebih dari 50 tahun menjadi fondasi pertumbuhan dan popularitas liga," tulis NFL.

Lebih lanjut, NFL menyatakan bahwa meskipun menonton pertandingan secara langsung tidak tergantikan, mayoritas penggemar tetap mengandalkan model distribusi media untuk menyaksikan pertandingan langsung dan mengikuti perkembangan olahraga yang mereka cintai.

Dominasi Siaran Televisi Gratis

NFL menekankan bahwa selama bertahun-tahun, 100% pertandingan NFL disiarkan melalui televisi siaran gratis di pasar lokal tim yang bertanding. Sebagian besar pertandingan bahkan disiarkan secara nasional. "Kontrak dengan ABC, CBS, Fox, dan NBC mencakup distribusi lebih dari 87% pertandingan NFL, angka yang relatif stabil selama dua dekade terakhir," jelas NFL.

Model distribusi ini dinilai menguntungkan penggemar, stasiun televisi lokal, 32 klub NFL di berbagai pasar, serta kompetitivitas pertandingan itu sendiri. NFL mencatat bahwa musim 2025 merupakan musim dengan jumlah penonton terbanyak sejak 1989 dan salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah liga.

Dampak Negosiasi Hak Media Individu

NFL berargumen bahwa jika masing-masing dari 32 tim menegosiasikan hak siar secara individu, hal tersebut dapat menyebabkan kebingungan bagi penonton dan meningkatkan biaya. Liga ini juga menyampaikan data yang menunjukkan pergeseran konsumsi media dari televisi berbayar ke platform streaming.

Data Konsumsi Media: TV vs Streaming

Menurut presentasi yang dibagikan NFL kepada FCC, konsumsi televisi turun dari 77% pada 2015 menjadi 47% pada 2025. Sementara itu, konsumsi streaming meningkat dari 23% menjadi 53% dalam periode yang sama. Jumlah rumah tangga berlangganan TV berbayar juga menurun dari 99 juta menjadi 65 juta.

Meskipun tren ini menunjukkan pergeseran perilaku penonton, NFL mencatat bahwa 86 dari 100 program televisi teratas pada 2025 adalah pertandingan NFL. Presentasi tersebut juga menyebutkan bahwa Thursday Night Football di Amazon Prime Video mengalami peningkatan rating sebesar 16% pada 2025, dengan rata-rata 15,4 juta penonton. Layanan Prime Video sendiri memiliki sekitar 180 juta pelanggan.

Sementara itu, paket pertandingan Minggu di CBS mengalami pertumbuhan 11% dengan rata-rata 21,3 juta penonton. Fox mencatat pertumbuhan 6% dengan 19,6 juta penonton, NBC dengan pertumbuhan 11% mencapai 23,5 juta penonton, dan ESPN juga mencatat peningkatan signifikan dalam penonton pertandingan NFL-nya.

Sumber: The Wrap