Gubernur Maine, Janet Mills, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari pencalonan Senat Amerika Serikat pada Kamis (19/6). Keputusan ini diambil karena keterbatasan dana kampanye yang tidak memadai untuk melanjutkan persaingan.

Mills sebelumnya dianggap sebagai calon kuat Partai Demokrat nasional untuk menggantikan Senator Susan Collins, seorang Republikan yang telah menduduki kursi tersebut sejak 1997. Namun, popularitasnya terus menurun di tengah persaingan dengan calon progresif, Graham Platner.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kamis, Mills menjelaskan bahwa keputusan ini didasari oleh keterbatasan sumber daya. Ia mengakui memiliki semangat dan pengalaman, tetapi tanpa dukungan finansial yang memadai, kampanye tidak dapat dilanjutkan.

"Meskipun saya memiliki tekad, komitmen, dan pengalaman, serta semangat juang untuk terus maju, sayangnya saya tidak memiliki satu hal krusial yang dibutuhkan dalam politik saat ini: sumber daya finansial," ujar Mills.

"Oleh karena itu, hari ini saya mengambil keputusan sulit untuk menghentikan pencalonan saya di Senat Amerika Serikat."

Keterlambatan Mills memasuki persaingan pada akhir tahun lalu berdampak pada kemampuannya menggalang dana. Dalam tiga bulan pertama tahun 2026, Mills hanya berhasil mengumpulkan dana sebesar $2,7 juta—jumlah yang jauh di bawah ekspektasi bagi calon yang didukung penuh partai. Sementara itu, Platner berhasil mengumpulkan $4,6 juta dalam periode yang sama.

Pengunduran diri Mills menjadi pukulan telak bagi Partai Demokrat nasional. Selain menunjukkan penurunan popularitasnya di tingkat lokal, hal ini juga mencerminkan melemahnya dukungan terhadap partai nasional yang telah mendominasi pemilihan Senat selama hampir dua dekade. Ketua Mayoritas Senat AS, Chuck Schumer, selama ini memilih calon Senat dengan sedikit perlawanan. Namun, saat ini Schumer menghadapi tantangan serius di wilayah Midwest, seperti Iowa, Michigan, dan Minnesota, di mana calon pilihannya bersaing ketat dalam pemilihan pendahuluan.

Persaingan untuk kursi Senat Maine juga memunculkan perdebatan mengenai usia calon. Platner, seorang veteran Marinir dan Angkatan Darat yang kini menjadi petani tiram, berusia 41 tahun. Sementara Mills, yang telah mewakili negara bagian Maine sejak tahun 1980-an, berusia 78 tahun.