Hertz kembali menurunkan harga mobil listrik Shelby Mustang Mach-E yang sebelumnya ditawarkan hingga US$65.000. Setelah pemotongan harga berturut-turut sejak akhir 2024, kini harga mobil-mobil tersebut turun drastis hingga tersisa Rp600 jutaan saja.

Dari total 31 unit Shelby Mach-E yang tersedia di seluruh Amerika Serikat, harga berkisar antara US$40.085 hingga US$40.999 atau setara Rp600 juta hingga Rp650 juta. Jarak tempuh mobil-mobil ini bervariasi mulai dari 3.275 mil (5.270 km) hingga lebih dari 15.000 mil (24.140 km).

Unit dengan jarak tempuh terendah berada di Scottsdale, Arizona, dengan hanya 3.275 mil dan harga US$40.649. Sementara itu, mobil di New Orleans menawarkan keseimbangan antara jarak tempuh dan harga, yakni 8.215 mil dengan tarif US$40.436.

Mengapa Harga Turun Begitu Drastis?

Penurunan harga yang signifikan ini tidak terlepas dari karakteristik mobil listrik yang cenderung mengalami depresiasi cepat. Selain itu, desain eksklusif Shelby yang menggunakan garis-garis emas racing dan komponen serat karbon—termasuk kap mesin—mungkin tidak menarik minat semua pembeli.

Shelby hanya memproduksi 100 unit eksklusif Mustang Mach-E GT khusus untuk Hertz. Modifikasi yang dilakukan Shelby meliputi penambahan suara knalpot Borla untuk meniru suara mesin pembakaran internal, serta velg hitam khusus. Namun, tidak ada peningkatan performa yang berarti untuk membenarkan harga tinggi sebelumnya.

Peluang Investasi atau Sekadar Mobil Bekas?

Meskipun memiliki nilai eksklusivitas, Shelby Mach-E bekas sewa ini memiliki catatan sejarah sebagai kendaraan yang digunakan oleh banyak orang. Risiko kerusakan akibat perawatan yang tidak optimal dari penyewa sebelumnya menjadi pertimbangan penting.

Dengan harga yang kini jauh lebih terjangkau, apakah ini saat yang tepat untuk membeli Shelby Mach-E bekas? Ataukah sebaiknya menunggu peluang yang lebih jelas di masa depan?

Sumber: CarScoops