Industri film Hollywood kembali menunjukkan kebiasaan lamanya: memilih remake live-action sebagai pilihan utama. Kali ini, proyek terbaru yang diumumkan adalah FernGully: The Last Rainforest, film animasi tahun 1992 yang mengangkat tema lingkungan hidup.
Menurut Deadline, sutradara Marielle Heller—yang dikenal atas karyanya dalam film Nightbitch (2024) dan kolaborasinya dengan Tom Hanks dalam film The Comebacker—akan menggarap remake live-action ini. Heller juga menulis naskahnya sendiri, mirip dengan proses kreatif yang ia lakukan sebelumnya.
FernGully: The Last Rainforest bercerita tentang seorang penebang hutan yang menyusut ukurannya oleh peri, lalu belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan. Meskipun tidak sukses besar di bioskop, film ini memiliki pengaruh kuat melalui VHS, terutama bagi generasi 90-an yang terpikat oleh lagu-lagu Elton John dan akting khas Robin Williams.
Film asli juga dikenal karena suara khas Tim Curry sebagai tokoh jahat bernama Hexxus, seorang monster pencemaran yang memikat dengan nyanyiannya. Bahkan, peran Curry ini meninggalkan kesan mendalam, termasuk perseteruan antara Williams dan Disney setelah Williams meminta agar suaranya tidak digunakan untuk memasarkan Aladdin.
Proses Produksi dan Tim Kreatif
Remake ini diproduksi oleh Amazon MGM Studios, dengan Heller sebagai sutradara dan penulis skenario. Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai pemeran utama, film asli dibintangi oleh Samantha Mathis dan Jonathan Ward, serta disutradarai oleh Bill Kroyer, seorang veteran animasi.
Saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal produksi, pemeran, atau rincian lainnya. Namun, proyek ini menjadi bukti bahwa Hollywood terus mengandalkan remake sebagai strategi utama dalam industri film modern.