Indiana Fever mengejutkan banyak pihak musim lalu dengan tampil solid meski tanpa bintang utama mereka, Caitlin Clark, yang hanya bermain 13 pertandingan akibat cedera. Kemenangan di babak playoff melawan Atlanta Dream dan perjuangan ketat melawan juara bertahan Las Vegas Aces di semifinal menunjukkan bahwa tim ini memiliki potensi besar.

Dengan kembalinya Clark yang sehat dan segar, para bandar taruhan memproyeksikan peningkatan signifikan untuk musim ini. Menurut FanDuel, Fever diprediksi meraih 30,5 kemenangan di musim reguler WNBA 2025. Angka ini menempatkan mereka sebagai tim kedua dengan proyeksi kemenangan terbanyak, setara dengan Las Vegas Aces, dan hanya dua kemenangan di bawah New York Liberty yang diperkuat dengan pemain-pemain bintang.

Di musim sebelumnya, Fever finis di peringkat keenam dengan rekor 24-20. Saat Clark sehat, tim ini mencatatkan rekor 8-5, yang jika diproyeksikan ke 44 pertandingan musim ini setara dengan 27 kemenangan. Meskipun jadwal ketat, Fever diunggulkan di sekitar 25 pertandingan dan memiliki kombinasi talenta serta pelatihan yang mumpuni untuk bersaing di level tertinggi.

Perubahan di Musim Offseason

Fever berhasil mempertahankan trio inti mereka: Clark, Kelsey Mitchell, dan Aliyah Boston. Selain itu, mereka juga mempertahankan pemain-pemain kunci seperti Lexie Hull dan Sophie Cunningham. Namun, beberapa pemain cadangan meninggalkan tim, termasuk Natasha Howard yang pindah ke Minnesota Lynx dan Brianna Turner ke Las Vegas Aces. Dua pemain lainnya, Chloe Bibby dan Kristy Wallace, terpilih dalam expansion draft oleh Portland Fire dan Toronto Tempo.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Fever mendatangkan Monique Billings dan Myisha Hines-Allen sebagai pemain veteran, serta memilih Raven Johnson dari University of South Carolina sebagai pilihan pertama dalam draft. Selain itu, Justine Pissott dari Vanderbilt dan Jessica Timmons dari Alabama juga direkrut dengan fokus pada kemampuan menembak.

Proyeksi Susunan Awal

  • Kelsey Mitchell – Diproyeksikan mencetak 20 poin per pertandingan dan masuk First-Team All-WNBA pada 2025.
  • Caitlin Clark – Pada 13 pertandingan musim lalu, rata-rata mencetak 16,5 poin, 8,8 assist, dan 1,6 steal per pertandingan.
  • Sophie Cunningham – Menembak dengan persentase 43,2% dari garis tiga poin di musim reguler 2025.
  • Monique Billings – Berpengalaman bermain bersama Stephanie White, Caitlin Clark, dan Kelsey Mitchell di Tim USA musim ini.
  • Aliyah Boston – Mencetak rata-rata 15 poin per pertandingan dengan persentase tembakan 53,8%.

Dengan kombinasi talenta muda dan berpengalaman, serta dukungan pelatih Stephanie White, Indiana Fever siap untuk bersaing di level tertinggi musim ini. Tantangan besar tetap ada, terutama dengan perhatian ekstra yang diterima karena kehadiran Clark, namun jika Mitchell dan Boston dapat mempertahankan performa puncaknya, Fever berpeluang finis di papan atas klasemen.

Sumber: SB Nation