Joby Aviation memulai demo penerbangan taksi udara listrik selama 10 hari di New York City. Uji coba ini tidak melayani penumpang, melainkan menguji kinerja pesawat dalam rute dan lingkungan penerbangan nyata, sebagaimana diumumkan dalam siaran pers perusahaan.
Dalam uji coba pertama, pesawat eVTOL (electric Vertical Takeoff and Landing) Joby berhasil terbang dari Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) ke heliport di Lower Manhattan dan Midtown dalam waktu kurang dari 10 menit. Berbeda dengan helikopter, CEO Joby, JoeBen Bevirt, menekankan bahwa layanan taksi udara listrik ini lebih hampir tanpa suara dan nol emisi operasional, sehingga lebih cocok untuk kebutuhan warga New York.
Uji coba ini merupakan bagian dari partisipasi Joby dalam Program Integrasi eVTOL yang dikelola oleh Federal Aviation Administration (FAA). Program ini bertujuan mempercepat peluncuran komersial taksi udara di Amerika Serikat.
Meskipun saat ini masih dalam tahap akhir untuk mendapatkan sertifikasi FAA, Joby optimis bahwa demo di NYC akan mempercepat proses tersebut. Sebelumnya, perusahaan telah menyelesaikan demo penerbangan berawak di wilayah Teluk San Francisco pada Maret 2024. Awalnya, Joby menargetkan peluncuran layanan penumpang pada 2025, namun jadwal tersebut kini ditunda.
Menurut Bloomberg, CEO Joby menyatakan bahwa perusahaan berencana memulai penerbangan penumpang di New York, Texas, dan Florida pada pertengahan 2026.