Juara Kentucky Derby 2026, Golden Tempo, yang dilatih oleh Cherie DeVaux, tidak akan mengikuti ajang Preakness Stakes. Keputusan ini diumumkan oleh DeVaux melalui media sosial pada 6 Mei 2026.

Dalam pernyataannya, DeVaux menjelaskan bahwa Golden Tempo membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan setelah tampil maksimal di Kentucky Derby. "Golden telah memberikan kami perlombaan yang tak terlupakan di Kentucky Derby. Kami yakin keputusan terbaik untuknya saat ini adalah memberikan sedikit waktu istirahat setelah upaya luar biasa tersebut," tulis DeVaux.

DeVaux juga menekankan bahwa kesehatan, kebahagiaan, dan masa depan jangka panjang Golden Tempo menjadi prioritas utama timnya. Ia menambahkan bahwa Golden Tempo akan diarahkan untuk berkompetisi di Belmont Stakes.

Keputusan ini melanjutkan tren terkini di mana juara Kentucky Derby memilih untuk melewatkan Preakness. Golden Tempo kini menjadi kuda keempat yang melewatkan ajang tersebut setelah Mandaloun (2021), Rich Strike (2022), dan Sovereignty (2025).

Tren ini semakin memperkuat argumen bahwa jadwal antara Kentucky Derby dan Preakness terlalu singkat bagi kuda-kuda pacuan. Para pelatih dan analis telah lama menyuarakan kebutuhan untuk memperpanjang waktu istirahat antara kedua ajang tersebut.

Setelah Sovereignty memenangkan Kentucky Derby pada 2025, Michael Banahan, anggota tim kepemilikan, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap jadwal yang ketat. "Ia berlari sangat keras hari ini. Terutama ketika kuda-kuda yang datang dari belakang harus mengeluarkan tenaga ekstra. Jika ia merespons dengan baik, mungkin kami pertimbangkan, tapi tidak sekarang. Kami akan menikmati hari ini dulu. Hari ini adalah tujuan utama," ujar Banahan.

Pelatih Bill Mott juga mendukung keputusan untuk memprioritaskan kesehatan kuda. Setelah Sovereignty memenangkan Kentucky Derby, Mott menyatakan, "Kami ingin melakukan yang terbaik untuk kuda. Tentu saja, Triple Crown selalu menjadi pemikiran, tapi itu bukanlah satu-satunya tujuan."

Setelah melewatkan Preakness, Sovereignty justru berhasil memenangkan Belmont Stakes. Mott tetap mempertahankan keputusannya, menunjukkan bahwa kesehatan kuda lebih diutamakan daripada pencapaian prestisius tersebut.

Kini, perhatian beralih kepada Golden Tempo. Apakah ia dapat mengikuti jejak Sovereignty dengan memenangkan Belmont Stakes? Dan apakah jadwal antara Kentucky Derby dan Preakness akan mengalami perubahan di masa depan?

Sumber: SB Nation