Dua Anggota Kongres Resign akibat Skandal Pelecehan Seksual

Dua anggota Kongres Amerika Serikat, Eric Swalwell dan Tony Gonzales, mengundurkan diri pekan lalu setelah Komite Etika DPR memulai investigasi atas dugaan pelecehan seksual. Laporan terbaru Komite Etika menyebut sejak 2017, setidaknya 20 kasus pelecehan seksual telah ditangani terhadap anggota Kongres. Sebagian besar kasus tidak berujung pada pengunduran diri.

Pelecehan Seksual juga Marak di Tingkat Negara Bagian

Laporan terbaru dari National Women’s Defense League (NWDL), organisasi yang fokus mencegah pelecehan seksual di tempat kerja, mengungkapkan temuan mengejutkan. Sejak 2013 hingga 2026, terdapat 424 insiden pelecehan seksual yang melibatkan 162 pejabat negara bagian yang masih menjabat. Enam di antaranya baru dilaporkan pada 2025, termasuk Ryan Armagost (R-Colo.), Ron Weinberg (R-Colo.), dan Jeremy Dean (D-Mo.). Dari 162 kasus, 17 pejabat masih menjabat hingga kini.

"Catatan publik hanya puncak gunung es. Laporan ini hanya mencakup kasus yang berani bersuara meski takut akan balas dendam. Jumlah sebenarnya pasti jauh lebih besar."

— Sarah Higginbotham, Koordinator NWDL

Masalah yang Melibatkan Semua Pihak

Temuan NWDL menunjukkan pelecehan seksual terjadi hampir merata di kalangan politisi Republik maupun Demokrat. Mayoritas korban adalah perempuan, sementara 93% pelaku adalah laki-laki dalam satu dekade terakhir.

Contoh Kasus di Tennessee

Aftyn Behn, anggota DPR Tennessee dari Partai Demokrat, membagikan pengalamannya. "Seksisme era lama kembali marak," katanya dalam konferensi pers virtual. "Kemarin, seorang rekan perempuan dari Partai Republik berjalan ke podium untuk menyampaikan rancangannya. Seorang anggota DPR bersiul padanya. Kami semua mendengar, tapi tak ada yang bereaksi."

Kekhawatiran atas Penurunan Laporan setelah #MeToo

Emma Davidson Tribbs, koordinator NWDL lainnya, mengungkapkan kekhawatirannya. "Setelah gerakan #MeToo, justru jumlah laporan pelecehan seksual menurun. Ini tanda ketidakpercayaan terhadap sistem akuntabilitas," ujarnya. Harapan muncul setelah pengunduran diri Swalwell dan Gonzales, agar isu ini kembali mendapat perhatian publik.

"Momen ini bisa memberi momentum untuk perubahan. Kita harus memastikan tak ada yang harus memilih antara keselamatan dan pekerjaan."

— Abby Major, Anggota DPR Pennsylvania Partai Republik

Upaya Perlindungan di Tingkat Negara Bagian

Abby Major juga menyebut lima negara bagian telah memberlakukan undang-undang baru untuk mencegah pelecehan seksual di lembaga legislatif. Namun, sebagian besar negara bagian masih minim perlindungan. Upaya yang dilakukan meliputi sistem pelaporan rahasia, transparansi investigasi, dan reformasi lainnya.

Data Lengkap Kasus Pelecehan Seksual di Negara Bagian

  • 162 pejabat negara bagian terlibat dalam 424 insiden sejak 2013.
  • 17 di antaranya masih menjabat hingga kini.
  • 93% pelaku adalah laki-laki, mayoritas korban perempuan.
  • Enam kasus baru dilaporkan pada 2025.
  • Lima negara bagian telah memberlakukan undang-undang perlindungan baru.