The North Face baru saja meluncurkan Koleksi Universal, sebuah inovasi peralatan berkemah yang dirancang untuk lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Proyek ini lahir dari kolaborasi dengan atlet Vasu Sojitra (ski mountaineer) dan Maureen Beck (pemanjat tebing), keduanya merupakan atlet dan advokat komunitas disabilitas.

Menurut Luke Matthews, Manajer Desain Peralatan Teknis The North Face, gagasan ini muncul setelah timnya mendengar keluhan konsumen tentang minimnya produk berkemah yang ramah disabilitas. "Banyak produk rekreasi berkemah tidak mempertimbangkan kebutuhan penyandang disabilitas," ujarnya.

Lima Peralatan Esensial dengan Inovasi Aksesibel

Koleksi Universal terdiri dari lima peralatan utama yang mencakup kebutuhan dasar berkemah: shelter, kehangatan, kenyamanan, perlindungan, dan penyimpanan. Setiap item dirancang dengan strategi khusus untuk memudahkan pengguna kursi roda, mereka yang memiliki keterbatasan motorik, gangguan penglihatan, atau disabilitas lainnya.

Inovasi utama dalam koleksi ini:

  • Sleeping bag tanpa zipper: Menggunakan sistem penutup magnetik untuk menggantikan zipper yang sulit digunakan bagi sebagian orang. Ditambah panel karet bertekstur untuk memudahkan identifikasi komponen secara sentuhan dan loop tali yang diperbesar untuk penyesuaian lebih mudah.
  • Sistem penutup yang fleksibel: Bag tidak menggunakan zipper, melainkan dua panel samping yang dapat dilipat seperti sayap. Panel ringan digunakan saat malam hangat, sementara panel berat ditambahkan saat suhu turun untuk pengaturan suhu yang lebih baik.
  • Tenda Wawona 3 yang mudah diakses: Dirancang dengan pintu yang lebih lebar dan struktur yang stabil untuk memudahkan pengguna kursi roda masuk dan beraktivitas di dalamnya.
  • Tas ransel dengan akses mudah: Dilengkapi tali pengangkat yang lebih besar dan kantong yang mudah dijangkau tanpa perlu membungkuk.
  • Sandals dan topi dengan desain universal: Sandal dirancang untuk mudah dipakai dan dilepas, sementara topi memiliki tali pengikat yang dapat disesuaikan tanpa perlu menarik kencang.

Kolaborasi dengan Komunitas Disabilitas

"Sojitra dan Beck mendorong kami untuk berpikir lebih inklusif dalam mendesain produk. Mereka membantu kami mempertanyakan standar industri yang selama ini dianggap baku dan menemukan solusi yang lebih luas," kata Matthews.

Proses desain dimulai dengan mengidentifikasi titik-titik sulit yang sering dihadapi penyandang disabilitas. Misalnya, penggunaan zipper yang memerlukan koordinasi tangan yang baik. Dengan menggantinya menggunakan magnet, sleeping bag ini menjadi lebih mudah digunakan oleh semua kalangan.

Manfaat untuk Semua Pengguna

Meskipun dirancang untuk penyandang disabilitas, inovasi dalam Koleksi Universal terbukti memberikan manfaat bagi semua pengguna. Desain yang lebih sederhana, intuitif, dan fleksibel membuat aktivitas berkemah menjadi lebih nyaman dan efisien.

"Proyek ini menunjukkan bahwa mendesain dengan prinsip aksesibilitas universal tidak hanya membantu satu kelompok, tetapi meningkatkan kualitas produk untuk semua orang," tambah Matthews.

The North Face berkomitmen untuk terus mengembangkan produk yang inklusif dan berkelanjutan. Koleksi Universal menjadi bukti bahwa inovasi dapat membawa perubahan positif dalam dunia outdoor.