Latihan eksentrik terbukti mampu meningkatkan kekuatan otot dengan lebih sedikit tekanan pada tubuh, sehingga bermanfaat terutama bagi lansia dan individu dengan aktivitas fisik terbatas. Gerakan seperti menurunkan beban, berjalan menuruni bukit, atau menurunkan tubuh saat squat dapat menghasilkan lebih banyak tenaga dengan energi yang lebih sedikit.

Berbeda dengan latihan konsentrik yang lebih umum dikenal—seperti mengangkat beban atau mendorong tubuh ke atas saat squat—latihan eksentrik melibatkan pemanjangan otot saat menahan beban. Meskipun latihan konsentrik tetap efektif untuk membangun otot, latihan eksentrik menawarkan keunggulan tambahan, terutama dalam rehabilitasi otot dan kesehatan otak.

Mengapa Latihan Eksentrik Lebih Efektif?

Menurut studi yang diterbitkan di Journal of Sport and Health Science, latihan eksentrik dapat membangun kekuatan otot dengan lebih sedikit usaha yang dirasakan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa latihan ini memiliki keunggulan dibandingkan latihan konsentrik dalam hal rehabilitasi otot dan kesehatan kognitif.

Kazunori (Ken) Nosaka, PhD, Direktur Ilmu Olahraga dan Olahraga di Universitas Edith Cowan, Australia, menekankan pentingnya latihan ini. "Setiap kontraksi eksentrik memiliki manfaat. Banyak orang merasa putus asa karena berpikir mereka harus berlatih keras untuk menjadi lebih sehat. Padahal, dengan sedikit latihan eksentrik saja, mereka tetap bisa merasakan manfaatnya," ujarnya.

Jenis Kontraksi Otot yang Perlu Diketahui

Otot manusia memiliki tiga jenis kontraksi utama:

  • Konsentrik: Otot memendek, misalnya saat mengangkat beban.
  • Eksentrik: Otot memanjang, misalnya saat menurunkan beban.
  • Isometrik: Otot tetap dalam posisi statis tanpa perubahan panjang, misalnya saat menahan plank.

Lindsey Lepley, PhD, profesor di Universitas Michigan, menjelaskan bahwa kontraksi eksentrik awalnya dianggap aneh oleh para ilmuwan karena mekanismenya yang tidak segera terlihat. "Kata 'eksentrik' sendiri berarti sesuatu yang tidak biasa. Para ilmuwan dulu kesulitan memahami bagaimana otot bisa menghasilkan tenaga saat memanjang," katanya.

Penelitian biomekanika otot kemudian membuktikan bahwa otot mampu menghasilkan tenaga yang signifikan selama kontraksi eksentrik. Bahkan, otot dapat menghasilkan lebih banyak tenaga dibandingkan kontraksi konsentrik dalam beberapa kasus.

Manfaat bagi Lansia dan Pemula

Latihan eksentrik sangat cocok bagi lansia atau mereka yang baru memulai aktivitas fisik karena dampak yang lebih rendah pada sendi dan otot. Gerakan seperti berjalan menuruni tangga atau menurunkan tubuh secara perlahan dapat meningkatkan kekuatan tanpa risiko cedera yang tinggi.

Nosaka menambahkan, "Latihan eksentrik memungkinkan siapa saja untuk tetap aktif tanpa harus mengeluarkan banyak energi. Ini adalah cara yang efisien untuk menjaga kebugaran dan kesehatan jangka panjang."

Cara Memulai Latihan Eksentrik

Bagi pemula, berikut beberapa langkah sederhana untuk mencoba latihan eksentrik:

  • Saat melakukan squat, turunkan tubuh secara perlahan selama 3-5 detik, lalu naikkan dengan cepat.
  • Saat mengangkat beban, fokuskan pada fase penurunan beban dengan kontrol penuh.
  • Berjalan menuruni bukit atau tangga dengan langkah yang terkontrol.

Mulailah dengan intensitas rendah dan tingkatkan secara bertahap untuk menghindari cedera. Konsultasikan dengan ahli fisioterapi atau pelatih olahraga jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.

"Latihan eksentrik bukan hanya untuk atlet. Ini adalah metode yang dapat diakses oleh siapa saja, termasuk mereka yang memiliki mobilitas terbatas. Setiap gerakan kecil tetap memberikan manfaat yang besar."

— Kazunori (Ken) Nosaka, PhD
Sumber: Healthline