Malam ini, para selebritas dan tokoh ternama akan berkumpul di Met Gala 2024. Di antara mereka, dua nama baru akan menyambut para tamu di barisan penerima tamu: Lauren Sánchez Bezos dan Jeff Bezos. Keduanya ditunjuk sebagai ketua kehormatan acara bergengsi tersebut, sekaligus sebagai sponsor utama.

Penunjukan ini menuai kontroversi kecil dan bahkan memicu seruan boikot. Namun, bagi pasangan ini, langkah tersebut menjadi puncak dari upaya bertahun-tahun untuk masuk ke dalam lingkaran mode eksklusif. Baru-baru ini, mereka terlihat hadir di Paris Couture Week, duduk bersebelahan dengan Anna Wintour. Sánchez Bezos juga terlihat bersama Law Roach, seorang perancang gaya ternama yang dikenal sebagai "arsitek citra" bagi selebritas seperti Zendaya.

Pada Juni 2025, Sánchez Bezos bahkan menjadi salah satu dari sedikit pengantin yang merayakan pernikahannya dengan cover majalah Vogue. Ambisi mereka untuk menaklukkan dunia mode terlihat semakin jelas. Namun, apakah masyarakat akan menerimanya? Apakah menjadi ketua kehormatan di acara mode terbesar ini akan mengukuhkan status mereka sebagai bagian dari elit mode?

Mengapa Dunia Mode Menyambut Bezos?

Menurut Anne Higonnet, sejarawan seni dari Universitas Columbia, fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam nilai budaya. Mode kini naik peringkat dalam hierarki seni, dan kekuatan orang superkaya untuk mengendalikan budaya semakin terlihat.

"Yang kita saksikan saat ini adalah pergeseran nilai budaya. Mode kini menduduki posisi yang lebih tinggi dalam hierarki seni, dan kekuatan superkaya untuk mengendalikan budaya menjadi semakin nyata."

Higonnet menambahkan, "Gerbang yang selama ini dijaga ketat kini telah bergeser. Puncak dari fenomena ini adalah Institut Kostum Met, yang kini menjadi simbol perubahan tersebut."

Apakah Ada Preseden Sejarah?

Upaya orang kaya dan berkuasa untuk meningkatkan pengaruh melalui mode bukanlah hal baru. Dalam sejarah pakaian, setiap masyarakat selalu mengekspresikan hierarki melalui busana. Pada masa lalu, hanya segelintir orang di puncak—seperti raja dan ratu—yang berhak mengenakan pakaian berbeda dari masyarakat umum.

Namun, apa yang dilakukan Bezos berbeda. Mereka tidak hanya menikmati kekayaan dan kekuasaan, tetapi juga berusaha membangun reputasi sebagai bagian dari elit mode. Apakah ini akan berhasil? Hanya waktu yang akan menjawabnya.