Para pembawa acara program Morning Joe di MSNBC melancarkan serangan keras terhadap pemerintahan Trump pada Rabu (14/8) pagi. Mereka mengecam keras dakwaan kriminal baru yang diajukan terhadap mantan Direktur FBI, James Comey, dengan menyebutnya sebagai langkah yang sangat tak masuk akal.
Comey didakwa, antara lain, karena dianggap mengancam nyawa Presiden Trump melalui unggahan foto cangkang kerang di Instagram tahun lalu. Foto tersebut membentuk angka 8647, yang oleh kubu MAGA ditafsirkan sebagai ancaman pembunuhan karena menggunakan kode restoran untuk 'membuang' sesuatu. Angka 86 dalam dunia kuliner berarti 'habis' atau 'tidak tersedia', sementara 47 dikaitkan dengan nomor presiden Trump.
David French, kolumnis New York Times dan panelis tetap Morning Joe, menolak penafsiran tersebut. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut hanya merupakan analogi yang berlebihan.
“Saya dulu bekerja sebagai pelayan. Ketika seseorang mengatakan '86', artinya barang tersebut habis. Misalnya, '86 kue lava cokelat' berarti kue itu sudah tidak ada. Bukan berarti kita harus membunuh kuenya,” ujar French. “Mengaitkan hal ini dengan ancaman pembunuhan adalah analogi yang absurd.”
Willie Geist, salah satu pembawa acara Morning Joe, juga menyoroti hipokrisi kubu MAGA. Ia menyinggung betapa vokal mereka menentang 'pemanfaatan pemerintah' selama pemerintahan Biden, namun kini justru diam saja.
“Lihatlah apa yang terjadi di depan mata Anda. Ini pemborosan waktu yang luar biasa. Seharusnya, sebagai Jaksa Agung Sementara dan kepala FBI, mereka fokus pada kasus Epstein atau masalah penting lainnya. Bukan malah sibuk dengan hal ini,” tegas Geist.
Joe Scarborough, pembawa acara lain, mengecam hipokrisi pemerintahan Trump dalam menargetkan Comey. Ia juga menyoroti reaksi keras kubu MAGA terhadap lelucon Jimmy Kimmel tentang Melania Trump yang disebut memiliki 'sinar harapan seorang janda hamil'.
“Ini benar-benar gila. Kita melihat hipokrisi dari JD Vance dan para 'pejuang kebebasan berbicara' palsu. Saya menantikan banyaknya pemberitaan dari The Free Press tentang dakwaan terhadap seseorang karena cangkang kerang, atau pencabutan lisensi ABC karena lelucon yang sudah berulang kali diceritakan selama 100 tahun,” ujar Scarborough.
Scarborough juga mengakui bahwa unggahan Comey di Instagram memang tidak bijaksana. Namun, ia menekankan bahwa Mahkamah Agung telah memutuskan masalah serupa sebelumnya.
“Tapi di sisi lain, para hipokrit di dunia MAGA selalu mengeluhkan 'kiri tidak menghormati kebebasan berbicara'. Mereka juga setuju dengan hal itu! Namun, respons mereka justru sebaliknya: tidak menghormati kebebasan berbicara dan malah menahan seseorang hanya karena foto cangkang kerang,” tambahnya.