Pirelli, produsen ban asal Italia, resmi mengambil 30% saham di Univrses, perusahaan teknologi Swedia, untuk memperkuat sistem pemantauan jalan melalui integrasi teknologi AI dan kamera cerdas. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan performa Cyber Tyre, sistem gabungan perangkat keras dan lunak yang sudah dilengkapi sensor dalam ban.

Cyber Tyre bukan sekadar sistem pemantau tekanan ban (TPMS). Sistem ini menggabungkan sensor internal dalam ban dengan teknologi tambahan seperti kamera dan sistem AI untuk memberikan data real-time kepada kendaraan. Dengan dukungan perangkat lunak dari Univrses, kendaraan dapat memahami lingkungan sekitar secara lebih mendalam melalui Spatial Deep Learning, pemetaan 3D, dan penentuan posisi yang lebih presisi.

Menurut Andrea Casaluci, CEO Pirelli, kolaborasi ini akan mempercepat transformasi kendaraan menjadi software-defined vehicle yang lebih cerdas dan terhubung. Sementara itu, Jonathan Selbie, CEO Univrses, menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan dan analisis data untuk manajemen infrastruktur yang lebih baik.

Proyek percontohan telah dimulai di wilayah Puglia, Italia, pada tahun 2025. Proyek ini menggabungkan data Cyber Tyre dengan sistem computer vision Univrses untuk memetakan kondisi jalan secara real-time. Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan keselamatan berkendara, efisiensi pemeliharaan jalan, dan mendukung perkembangan kendaraan otonom di masa depan.

Teknologi ini menandai langkah besar menuju masa depan di mana ban bukan hanya komponen fisik, tetapi juga bagian dari ekosistem digital yang terintegrasi dengan AI dan jaringan pintar.

Sumber: CarScoops