Sebuah perpustakaan unik akan dibuka di New York, Jumat (8/5/2026), namun bukannya berisi buku, tempat ini menyimpan 3.437 jilid dan sekitar 3,5 juta halaman Arsip Epstein. Dinamai Donald J. Trump and Jeffrey Epstein Memorial Reading Room, proyek ini digagas oleh Institute for Primary Facts, sebuah lembaga nirlaba yang berfokus pada transparansi pemerintah.
Perpustakaan rahasia ini berlokasi di Tribeca, dengan akses terbatas hanya melalui janji temu. Dibuka untuk publik dari 8 hingga 21 Mei 2026, pengunjung dapat melihat arsip tersebut secara langsung. Lokasi pasti tidak diumumkan demi alasan keamanan.
"Kebenaran sulit dibantah ketika dicetak dan disajikan untuk Anda lihat. Ruang Baca ini menjaga perhatian publik tetap tertuju pada kejahatan Epstein dan lingkaran sekitarnya, serta upaya Trump untuk menutupinya. Ini juga untuk mendukung korban dan penyintas dalam menuntut keadilan," tulis situs resmi proyek tersebut.
Arsip kontroversial ini telah menjadi sorotan sejak penangkapan dan kematian Jeffrey Epstein, teroris seksual yang telah divonis. Dokumen-dokumen tersebut akhirnya dirilis secara terbatas oleh Departemen Kehakiman pada Januari 2026 setelah tekanan publik yang besar. Jumlahnya yang masif mendorong berbagai inisiatif untuk memudahkan akses publik.
Salah satu contohnya adalah Jmail, sebuah proyek digital yang dikembangkan sekelompok insinyur. Mereka menciptakan antarmuka mirip Gmail untuk membantu publik menavigasi arsip tersebut. Versi selanjutnya bahkan menyediakan toko daring layaknya Amazon untuk menjelajahi pembelian Epstein dan galeri foto dari arsip tersebut.
Meskipun tampak seperti perpustakaan umum dari luar, setiap "buku" di dalamnya sebenarnya adalah salinan fisik arsip yang dikategorikan berdasarkan volume. Rak buku menampung sekitar 17.000 pon dokumen tercetak yang melapisi dinding ruangan. Di tengahnya terdapat struktur persegi yang diselimuti kain dan dihiasi lilin sebagai penghormatan bagi korban dan penyintas Epstein.
Terdapat area duduk yang menyerupai ruang baca perpustakaan umum, namun hanya wartawan dan aparat penegak hukum yang diizinkan untuk membaca dokumen asli. Pengunjung umum hanya dapat melihat rangkaian peristiwa yang dipajang di dinding, yang menguraikan hubungan panjang antara Epstein dan Trump.
Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, perpustakaan ini menawarkan janji temu gratis selama 20 menit. Pendaftaran wajib dilakukan terlebih dahulu. Sebelum kunjungan, peserta akan menerima pesan singkat berisi lokasi rahasia tempat perpustakaan tersebut berada.