Setelah lebih dari satu dekade, awal musim panas di bioskop Amerika Serikat biasanya dimulai dengan rilis film Marvel pada akhir pekan pertama bulan Mei. Namun, dengan ‘Avengers: Doomsday’ yang memilih untuk dirilis di akhir tahun, slot tersebut kini diisi oleh sekuel yang berbeda: ‘The Devil Wears Prada 2’ dari 20th Century Studios.

Film ini tidak hanya membawa cerita yang berbeda, tetapi juga audiens yang berbeda. Berdasarkan proyeksi independen, pembukaan domestik film ini diperkirakan mencapai setidaknya US$73 juta pada akhir pekan pertama. Lebih mengejutkan lagi, pra-penjualan tiketnya sudah melampaui film ‘Project Hail Mary’, yang sebelumnya membuka debut dengan US$80,5 juta.

Sumber dari kalangan bioskop bahkan tidak menutup kemungkinan jika ‘Prada 2’ bisa membuka debut lebih tinggi, mendekati US$97 juta seperti yang diraih ‘Michael’ pekan lalu. Meskipun persaingan dengan film biografi perempuan seperti ‘Michael’ mungkin sedikit memengaruhi angka, potensi besar film ini tetap tak terbantahkan.

Warisan Kultus yang Tak Terlupakan

Dua puluh tahun lalu, film ‘The Devil Wears Prada’ karya sutradara David Frankel, yang diadaptasi dari novel laris Lauren Weisberger, menjadi salah satu karya ikonik dalam karier Anne Hathaway dan Meryl Streep. Peran Hathaway sebagai Andy Sachs, seorang lulusan jurnalisme yang terjun ke dunia mode yang keras, mengubahnya dari bintang remaja ‘The Princess Diaries’ menjadi pemeran utama yang disegani. Ia kemudian meraih penghargaan Oscar untuk perannya di ‘Les Misérables’.

Sementara itu, Meryl Streep memerankan Miranda Priestly, editor mode yang ditakuti sekaligus dikagumi. Karakter ini terinspirasi oleh Anna Wintour, editor Vogue, dan menjadi simbol bos yang menakutkan bagi jutaan penonton. Meskipun kritis terhadap dunia mode, Miranda tetap memikat dengan kepribadiannya yang tajam dan karismatik.

Film asli ‘The Devil Wears Prada’ sukses besar di box office dengan pendapatan US$326 juta secara global, dengan anggaran hanya US$41 juta.

Disney Mengandalkan ‘Prada 2’ untuk Isi Slot Rilis

Setelah mengakuisisi aset film Fox pada 2019, Disney kini mengandalkan warisan film ‘The Devil Wears Prada’ untuk mengisi slot rilis yang ditinggalkan ‘Avengers’. Meskipun bukan film Marvel, ‘Prada 2’ diprediksi akan melampaui beberapa film Marvel terbaru, termasuk ‘Thunderbolts*’ yang dirilis di slot Mei tahun lalu dengan pembukaan US$74,3 juta.

Dari sana, film ini diperkirakan akan melampaui total domestik ‘Thunderbolts*’ yang mencapai US$190,2 juta, serta total global US$382,4 juta. Apakah ini menunjukkan warisan budaya ‘The Devil Wears Prada’ yang kuat ataukah kesulitan MCU dalam menarik minat penonton terhadap pahlawan super baru? Bagi sebagian orang, jawabannya mungkin subjektif. Namun, yang pasti, ‘Prada 2’ siap untuk membuktikan dirinya sebagai salah satu rilis terbesar musim panas ini.

Sumber: The Wrap