Trader Memecoin Berharap Pandemi Hantavirus Picu Ledakan Baru

Para trader memecoin kini berharap munculnya pandemi global baru setelah klaim seorang pengguna X (@jeetassassin) bahwa virus hantavirus dapat memicu "supercycle" memecoin. Akun tersebut, yang memiliki badge Moonshot (platform exchange berbasis Solana), menyebutkan bahwa virus hantavirus "akan memicu supercycle memecoin lainnya".

Tak lama setelahnya, Moonshot mengumumkan bahwa mereka telah "memverifikasi" token HANTA yang dibuat melalui Pump Fun. Token ini menampilkan gambar AI virus dan tikus sebagai simbolnya. Bahkan, ada situs khusus yang dibuat untuk melacak wabah hantavirus, seperti yang dibagikan oleh @jeetassassin: https://t.co/FXrUrChW5L.

Token HANTA Melonjak, Tapi Kritik Menyusul

Klaim ini menuai kontroversi setelah diketahui bahwa token HANTA mengalami pump and dump dalam hitungan jam. Beberapa pengguna menuding @jeetassassin sebagai scammer karena mempromosikan token yang tidak memiliki dasar kuat.

CEO Nansen, Alex Svanevik, membandingkan situasi ini dengan tahun 2020 saat pandemi COVID-19 memicu "DeFi Summer". Ia kini memprediksi bahwa hantavirus dapat memulai era "agentic summer" bagi pasar crypto. Para trader memecoin pun mulai berharap agar pandemi benar-benar terjadi sehingga nilai token bertema hantavirus mereka bisa melonjak hingga 100 kali lipat.

Salah satu pengguna X menulis, "Trader memecoin berharap dunia memasuki pandemi global penuh agar $500 dalam token 'hantavirus' mereka naik nilainya."

Pengguna lain yang juga menggunakan badge Pump Fun bertanya, "Bagaimana jika virus hantavirus menutup segalanya dan kita memasuki supercycle memecoin?"

WHO Tegaskan Risiko Penularan Hantavirus Rendah

Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa virus hantavirus tidak menyebar seperti COVID-19. Virus ini ditularkan melalui kontak dengan urine, tinja, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi, bukan melalui udara seperti virus corona.

WHO juga menyatakan bahwa penularan antar manusia di kapal pesiar yang terdeteksi virus hantavirus di Atlantik tidak dapat dikesampingkan, namun risiko bagi publik dinilai rendah. Dr. Maria van Kerkhove, ahli epidemiologi penyakit menular WHO, mengatakan dalam konferensi pers, "Ini bukan COVID, bukan influenza. Penularannya sangat berbeda."

Hantavirus sendiri adalah kelompok virus yang dibawa oleh hewan pengerat, seperti tikus. Baru-baru ini, lima penumpang kapal pesiar asal Argentina diketahui terinfeksi virus Andes hantavirus, dengan tiga di antaranya meninggal dunia. Mereka yang diduga terinfeksi sedang menjalani perawatan dan isolasi.

Spekulasi atau Peluang Nyata?

Para trader memecoin tampaknya tidak memedulikan dampak global dari pandemi, melainkan hanya fokus pada potensi keuntungan. Salah satu trader menyatakan, "Jika pandemi adalah yang dibutuhkan untuk meningkatkan volume perdagangan, ya sudah."

Trader lain menambahkan, "Meskipun tidak ingin pandemi kembali menutup dunia, jika benar-benar menyebar dengan tingkat eksposur seperti COVID-19, volume crypto kemungkinan akan melonjak secara ekstrem."

Namun, dengan pernyataan WHO yang menegaskan rendahnya risiko penularan, apakah harapan para trader ini akan terwujud? Ataukah ini hanya spekulasi semata?

Sumber: Protos