Presiden Donald Trump kembali menekan Disney dan ABC untuk memberhentikan pembawa acara larut malam Jimmy Kimmel. Melalui unggahan di platform Truth Social pada Kamis (16/5), Trump menulis dengan nada mendesak, "Kapan jaringan ABC yang penuh kebohongan ini akan memberhentikan Jimmy Kimmel yang tidak lucu dan tidak kompeten? Acaranya adalah salah satu yang paling rendah rating di televisi. Orang-orang marah. Ini harus segera dilakukan!!!"
Ketegangan ini bermula saat mantan Ibu Negara Melania Trump memposting ulang lelucon Kimmel yang disampaikan seminggu sebelum insiden penembakan di White House Correspondents Dinner. Dalam sketsa tersebut, Kimmel membayangkan lelucon yang akan ia sampaikan jika dirinya menjadi pembawa acara tahunan itu. Tahun ini, acara tersebut tidak menghadirkan komedian melainkan mentalis Oz Pearlman.
Kimmel tidak segan menyindir Trump dan istrinya. Ia menyebut, jika leluconnya mengenai usia Trump "membuat egonya memar, tangan Trump akan terlihat kurang menjijikkan". Ia juga melontarkan sindiran pedas kepada Melania Trump: "Lihat Melania, begitu cantik. Ibu Trump, Anda bersinar seperti janda yang sedang menantikan kelahiran."
Berbeda dengan sebelumnya, reaksi terhadap Kimmel kali ini lebih tenang. Disney dan ABC memilih diam, sementara tokoh seperti Senator Ted Cruz dan komedian Adam Carolla justru membelanya. Kimmel sendiri membalas desakan Trump dengan sindiran di acaranya pada Selasa malam. Ia berkata, "Hanya Donald Trump yang meminta saya diberhentikan karena lelucon tentang usianya, lalu sehari kemudian dia sendiri membuat lelucon tentang usianya."