Presiden Donald Trump, 79, kembali menunjukkan ketidakmampuannya untuk mengingat tuduhan konspirasi yang pernah dilontarkannya sendiri. Dalam wawancara di acara Full Measure yang dipandu Sharyl Attkisson, ia ditekan untuk menjelaskan nasib audit emas di Fort Knox.
Attkisson bertanya,
"Apa yang terjadi dengan audit Fort Knox?"
Setelah jeda panjang, Trump menjawab,
"Audit yang mana yang kamu bicarakan?"
Attkisson kemudian mengingatkan Trump bahwa pada awal masa jabatannya yang kedua, ia bersama Elon Musk sempat membahas rencana audit Fort Knox. Keduanya bahkan meragukan—tanpa bukti—apakah lebih dari 4.600 ton emas di Fort Knox masih ada.
Trump menjawab,
"Kami ingin pergi dan mengetuk pintu Fort Knox—pintunya sangat tebal—untuk melihat apakah emasnya masih ada. Kami mempertimbangkan hal itu. Aku heran apakah mereka meninggalkan emasnya di sana, karena banyak yang mencuri."
Attkisson mencoba meluruskan,
"Tidak perlu melakukan itu, kan?"seolah berbicara kepada anak kecil.
Trump melanjutkan,
"Aku tidak tahu. Tapi aku ingin pergi ke Fort Knox suatu saat nanti untuk melihat apakah emasnya masih ada. Pasti masih ada."
Komentar Trump ini menunjukkan kebingungannya dalam mengingat tuduhan yang pernah ia lontarkan hanya setahun sebelumnya. Situasi ini semakin memperkuat kekhawatiran publik mengenai ketajaman mental sang presiden, meskipun ia mengklaim telah lulus dari tiga tes demensia yang diwajibkan.