Merek mobil listrik asal Tiongkok, BYD, kini resmi menjadi yang terbesar di Inggris. Data terbaru menunjukkan penjualan BYD mencapai 12.754 unit mobil listrik pada periode Januari hingga April 2024. Angka ini meningkat 124% dibanding periode yang sama tahun lalu, sekaligus menempatkan BYD sebagai pemimpin pasar dengan pangsa 7%.

Prestasi ini menjadikan BYD sebagai merek mobil listrik terbesar di Inggris, mengungguli pesaing Eropa ternama seperti BMW, Tesla, dan Volkswagen. capaian ini diraih hanya dalam waktu kurang dari tiga tahun sejak BYD memasuki pasar Inggris.

Pencapaian tanpa subsidi pemerintah

Yang menarik, BYD berhasil mencatatkan penjualan tertinggi di kalangan pembeli pribadi. Padahal, mobil-mobil BYD tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi pemerintah Inggris. Program hibah kendaraan listrik di Inggris memberikan potongan harga hingga £3.750 ($5.079) untuk beberapa model, seperti Ford Puma Gen-E, Nissan Leaf, dan Mini Countryman Electric. Namun, BYD tetap mampu bersaing tanpa dukungan tersebut.

Ragam model jadi kunci kesuksesan

Menurut data dari Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT), BYD mengungguli merek-merek Eropa lainnya dalam penjualan tahunan. Pada periode Januari-April 2024, BYD menjual 26.396 unit, naik drastis 124% dibanding tahun sebelumnya. Angka ini melampaui penjualan merek-merek Eropa seperti Citroën (12.142 unit), Cupra (15.171 unit), dan Dacia (10.250 unit). BYD juga mengungguli merek-merek lain seperti Fiat, Land Rover, Mini, dan Renault.

Kesuksesan BYD tak lepas dari variasi model yang ditawarkan, mulai dari Dolphin Surf dengan harga £18.675 ($25.290) hingga Sealion 7 yang dibanderol £47.025 ($63.682). Sealion 7 hadir dengan baterai 82,5 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 483 km dalam satu kali pengisian (WLTP).

Pertumbuhan pasar EV di Inggris

Bono Ge, Direktur BYD UK, menyatakan bahwa tingginya harga bahan bakar membuat lebih banyak konsumen beralih ke mobil listrik sebagai pilihan yang lebih hemat. "Kami sangat senang melihat pasar EV Inggris tumbuh 22% secara tahunan. Bahkan, BYD berhasil menjadi merek EV terbesar di Inggris dalam waktu kurang dari tiga tahun," ujarnya.

Data penjualan April 2024 menunjukkan BYD mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 101,5% dibanding April 2023, dengan 5.059 unit terjual. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan merek-merek lain seperti MG (84,9%), Mercedes (30,1%), dan Volvo (18%).

Dengan pencapaian ini, BYD tidak hanya membuktikan dominasinya di pasar EV Inggris, tetapi juga menunjukkan bahwa merek Tiongkok mampu bersaing dengan pemain global tanpa dukungan subsidi pemerintah.

Sumber: CarScoops