CEO Trump Media Akhirnya Mundur
Devin Nunes, CEO Trump Media & Technology Group (TMTG) dan mantan anggota Kongres AS, resmi mengundurkan diri setelah lebih dari empat tahun menjabat. TMTG merupakan perusahaan induk dari platform media sosial Truth Social milik Donald Trump.
Pengumuman pengunduran diri Nunes disampaikan melalui akun Truth Social oleh Donald Trump Jr., putra Trump yang juga duduk di dewan direksi TMTG. Trump Jr. juga mengelola trust yang mengurus 115 juta saham Trump di perusahaan tersebut.
"Ini adalah waktu yang tepat untuk kepemimpinan baru yang memiliki pengalaman di bidang merger dan media untuk memimpin TMTG melalui fase transisi saat ini," ujar Nunes dalam pernyataannya.
Saham Truth Social Terus Terjun Bebas
Sejak debut di pasar saham pada Maret 2024 dengan harga $58 per lembar, saham TMTG terus mengalami penurunan drastis. Pada penutupan perdagangan Selasa (11/6), harga saham tercatat hanya $9,82 per lembar.
Kinerja keuangan perusahaan juga tercatat buruk. Pada tahun 2023, TMTG hanya mencatatkan pendapatan sebesar $3,7 juta, sementara kerugian bersih mencapai $712 juta. Meskipun Trump menjadikan Truth Social sebagai platform utama komunikasi, hal tersebut tidak berdampak positif bagi kinerja perusahaan.
Rencana Merger dan Masa Depan yang Tak Pasti
Upaya untuk menyelamatkan perusahaan sempat dilakukan melalui merger senilai $6 miliar dengan TAE Technologies, perusahaan energi fusi nuklir, pada Desember 2023. Merger ini sempat memberikan suntikan optimisme singkat terhadap harga saham.
Namun, rencana merger lain kini tengah dipertimbangkan. Pada Februari 2024, TMTG membahas kemungkinan memisahkan Truth Social melalui merger dengan Texas Ventures Acquisition III Corp., perusahaan cangkang yang dirancang khusus untuk merger. Menariknya, Kevin McGurn, CEO interim TMTG yang baru, juga merupakan CEO dari Texas Ventures.
Meskipun rilis pers TMTG tidak menyebutkan merger tersebut, banyak pihak menduga Trump mungkin akan melepaskan asetnya yang sebelumnya dianggap menjanjikan ini dalam waktu dekat.