CISA Belum Dapat Akses Model AI Keamanan Terbaru Anthropic

CISA, badan koordinasi keamanan siber utama Amerika Serikat, dikabarkan belum mendapatkan akses ke Mythos Preview, model AI keamanan terbaru dari Anthropic. Laporan ini disampaikan oleh Axios pada Selasa (10/9).

Sementara CISA tertinggal, beberapa agensi federal AS lainnya sudah memanfaatkan Mythos Preview untuk mendeteksi dan menambal kerentanan keamanan sistem. Di antaranya adalah Departemen Perdagangan dan NSA (National Security Agency).

Menurut laporan Axios, pemerintah Presiden Donald Trump tengah bernegosiasi untuk memperluas akses ke model ini. Namun, belum ada konfirmasi apakah CISA akan segera mendapatkan akses tersebut.

Mythos Preview: Alat AI untuk Deteksi Kerentanan

Anthropic mempromosikan Mythos Preview sebagai alat yang ampuh untuk menemukan dan menambal celah keamanan dalam sistem digital. Model ini menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis potensi ancaman dan memberikan rekomendasi perbaikan secara otomatis.

Penggunaan Mythos Preview oleh beberapa agensi federal menunjukkan minat yang tinggi terhadap teknologi AI dalam meningkatkan keamanan siber. Namun, keterlambatan akses CISA menuai pertanyaan mengenai kesiapan badan tersebut dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

"CISA berperan krusial dalam melindungi infrastruktur kritis AS. Keterlambatan akses ke teknologi AI terbaru bisa menjadi hambatan dalam upaya mereka," ujar seorang pakar keamanan siber yang tidak disebutkan namanya.

Apa yang Dilakukan Agensi Lain?

Selain Departemen Perdagangan dan NSA, beberapa agensi federal lainnya juga dilaporkan telah menggunakan Mythos Preview. Berikut daftar agensi yang diketahui memanfaatkan model ini:

  • Departemen Pertahanan (DoD)
  • Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS)
  • Badan Intelijen AS (CIA)

Penggunaan yang luas ini menunjukkan bahwa Mythos Preview dianggap sebagai solusi yang efektif dalam meningkatkan keamanan siber di tingkat federal.

Tantangan ke Depan

Meskipun Mythos Preview menawarkan potensi besar, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah memastikan bahwa model AI ini dapat diandalkan dalam mendeteksi ancaman yang semakin canggih. Selain itu, perlu ada koordinasi yang lebih baik antara CISA dan agensi lainnya untuk memastikan bahwa semua pihak memiliki akses yang sama terhadap teknologi ini.

Pemerintah AS diharapkan dapat segera menyelesaikan negosiasi untuk memperluas akses ke Mythos Preview, sehingga CISA dapat segera memanfaatkan alat ini untuk melindungi infrastruktur kritis negara.

Sumber: The Verge