Cisco Umumkan Pemutusan Kerja 4.000 Karyawan, Tapi Laba Melonjak

Raksasa teknologi Cisco Systems pada Rabu (12/6) mengumumkan kinerja keuangan kuartal yang impresif sekaligus rencana pemutusan hubungan kerja terhadap hampir 4.000 karyawan. Keputusan ini mencerminkan tren industri yang tengah berkembang: mengakui bahwa pemutusan kerja dilakukan untuk mendukung adopsi AI, bukan karena kinerja buruk.

"Perusahaan yang akan memenangkan era AI adalah mereka yang memiliki fokus, urgensi, dan disiplin untuk terus mengalihkan investasi ke bidang dengan permintaan dan nilai jangka panjang terbesar," ujar CEO Cisco, Chuck Robbins, dalam surat elektronik yang dibagikan secara publik kepada karyawan.

"Saya yakin Cisco akan menjadi salah satu pemenangnya. Ini berarti mengambil keputusan sulit—tentang di mana kami berinvestasi, bagaimana kami berorganisasi, dan bagaimana struktur biaya kami mencerminkan peluang di depan."

Langkah Robbins ini sejalan dengan keputusan CEO perusahaan teknologi lain seperti Jack Dorsey (Block) dan Evan Spiegel (Snap), yang juga melakukan pemutusan kerja serupa tahun ini. Robbins menekankan bahwa Cisco akan terus meningkatkan penggunaan AI di seluruh lini pekerjaan karyawan.

Pemberitahuan pemutusan kerja akan mulai dikirim kepada karyawan yang terkena dampak pada Kamis (13/6). Cisco menyatakan bahwa pemutusan kerja ini mencakup kurang dari 5% dari total tenaga kerjanya.

Saham Cisco Melonjak Usai Pengumuman

Saham Cisco Systems Inc. (Nasdaq: CSCO) mencatatkan kenaikan lebih dari 16% pada pagi hari Kamis. Saham perusahaan ini bahkan telah diperdagangkan pada level tertinggi sepanjang masa sejak awal bulan ini.

Kinerja Keuangan Cisco di Kuartal III: Melampaui Ekspektasi

Cisco melaporkan pendapatan sebesar $15,8 miliar untuk kuartal yang berakhir pada 25 April. Angka ini naik 12% secara tahunan (YoY) dan melebihi perkiraan Wall Street sebesar $15,56 miliar, menurut konsensus yang dikutip CNBC.

Perusahaan juga mencatatkan laba per saham sebesar $1,06 (disesuaikan), melewati ekspektasi sebesar $1,04.

Dalam panggilan pasca-pendapatan, Robbins menyoroti bisnis yang berfokus pada AI, seperti kerja sama dengan Nexus dan Nvidia, serta peningkatan signifikan dalam pendapatan dari AI. Misalnya, Cisco mengumumkan rencana untuk memperluas secure AI factory-nya bersama Nvidia.

Pendapatan dari produk Cisco naik 17%, sesuatu yang Robbins katakan sebagai akibat dari "permintaan yang kuat untuk infrastruktur AI dan solusi jaringan kampus kami."

Proyeksi Pendapatan Cisco untuk Kuartal IV dan Tahun 2026

Cisco memperkirakan pendapatannya akan mencapai $16,7 miliar hingga $16,9 miliar pada kuartal IV tahun ini, serta $62,8 miliar hingga $63 miliar untuk tahun fiskal 2026. Sebagai perbandingan, pendapatan Cisco pada tahun fiskal 2025 tercatat sebesar $56,7 miliar.