Senator Marco Rubio melakukan kunjungan ke Vatikan pada Kamis (waktu setempat). Ia membawa serta hadiah yang tak biasa untuk Paus Leo XIV, yaitu sebuah miniatur bola kristal berukuran kecil. Hadiah tersebut menjadi sorotan karena dianggap tidak pantas oleh banyak pihak, termasuk komedian Stephen Colbert.
Dalam monolog pembuka acara Late Show pada Kamis malam, Colbert menyindir hadiah tersebut dengan nada sinis. "Pemerintah mencoba memperbaiki hubungan dengan Vatikan dengan mengirim Sekretaris Negara Marco Rubio — yang juga karakter non-pemain dalam permainan video tentang selibat," ujar Colbert.
Video pertemuan tersebut menunjukkan interaksi antara Rubio dan Paus Leo XIV saat saling bertukar hadiah. Paus memberikan pena berbahan kayu zaitun sebagai simbol perdamaian, sementara Rubio memberikan bola kristal mini kepada paus.
Colbert tak perlu menambahkan lelucon untuk menyindir hadiah tersebut. Ia hanya menanggapinya dengan ekspresi jijik dan berkata, "Saya mencium bau hadiah ulang tahun!"
Kemudian, ia melanjutkan sindirannya dengan nada yang lebih keras, "Mereka mendapatkannya dari Sports Illustrated! Itu datang dengan langganan majalah mereka."
Bagi yang tak mengenal sejarah, Sports Illustrated pernah menawarkan hadiah promosi berupa barang-barang aneh, seperti VHS lelucon, telepon berbentuk sepatu, dan bola sepak mini. Namun, bola kristal yang diberikan kepada paus kali ini tidak memiliki fungsi apa pun selain sebagai pajangan.
Pertemuan dua jam tersebut juga dihadiri oleh Kardinal Pietro Parolin dan Uskup Agung Paul Gallagher. Mereka membahas berbagai isu, termasuk konflik di Timur Tengah dan kepentingan Barat. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott.