Otoritas Medis Utah Menentang Eksperimen Dokter AI Tanpa Pengawasan

Utah tengah menjalankan eksperimen berisiko tinggi dengan menerapkan sistem kecerdasan buatan (AI) untuk memperbarui resep obat tanpa pengawasan langsung dokter. Langkah ini kini menghadapi perlawanan keras dari kalangan medis setempat.

Dalam surat resmi yang diterbitkan Jumat (14/6), Dewan Lisensi Medis Utah menyatakan baru mengetahui keberadaan program pilot tersebut setelah program sudah berjalan. Dewan mendesak pemerintah negara bagian untuk segera menghentikan program yang melibatkan startup medis AI, Doctronic, tersebut.

"Melanjutkan program ini tanpa berkonsultasi dengan Dewan Lisensi Medis berpotensi membahayakan warga Utah dan menjadi perhatian serius bagi dewan. Oleh karena itu, kami dengan tegas merekomendasikan agar program ini segera ditangguhkan hingga dilakukan pembahasan lebih lanjut."

Surat tersebut menegaskan bahwa keputusan untuk melibatkan AI dalam proses medis tanpa keterlibatan langsung dokter dinilai terlalu berisiko. Dewan juga menyoroti kurangnya transparansi dalam pelaksanaan program yang dianggap melanggar prosedur standar.

Eksperimen ini awalnya dipandang sebagai terobosan untuk meringankan beban kerja dokter dalam memperbarui resep rutin. Namun, kini muncul pertanyaan serius mengenai akuntabilitas dan keamanan sistem AI yang digunakan.

Startup Doctronic, yang menjadi mitra dalam program ini, sejauh ini belum memberikan tanggapan resmi atas desakan penghentian tersebut. Sementara itu, pemerintah Utah tengah mengevaluasi langkah selanjutnya menyusul tekanan dari otoritas medis.

Sumber: STAT News