Drake, rapper ternama asal Kanada, kembali mencuri perhatian dengan perilisan lagu terbarunya berjudul "Dust" dari album studio kesembilan berjudul Iceman. Meskipun album ini sudah diantisipasi dengan ekspektasi rendah, lagu tersebut justru menuai kontroversi karena pernyataan Drake yang mendukung Sam Bankman-Fried (SBF), tersangka utama dalam skandal FTX.
Dalam liriknya, Drake menyebut SBF sebagai "salah satu temannya" dan mendesak pembebasannya dari penjara. Ia menyanyikan,
"An FTX penthouse high-riser, yeah / Samuel Bankman, free all my guys up, yeah"Frasa "free all my guys" sendiri merupakan ungkapan solidaritas dalam budaya hip-hop yang sering digunakan untuk menunjukkan dukungan terhadap rekan atau teman.
Lagu "Dust" mengikuti alur khas genre rap yang agresif, dengan Drake menegaskan dominasinya di industri musik sambil mengejek para pesaingnya sebagai figur yang sudah ketinggalan zaman. Lagu ini juga menampilkan referensi kontroversial terhadap gaya hidup mewah Drake, termasuk merokok cerutu mewah di Graycliff, Bahama, dan menyebut dirinya sebagai "BTC crypto big-timer"—meskipun ia tampaknya tidak memahami perbedaan antara Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya.
Referensi terhadap Skandal FTX dan SBF
Drake juga menyebutkan referensi terhadap lingkungan mewah tempat SBF tinggal, yakni apartemen penthouse di Albany, Bahama, yang menjadi simbol gaya hidup elite. SBF saat ini menjalani hukuman 25 tahun di FCI Lompoc, California, setelah dinyatakan bersalah atas tujuh tuduhan penipuan dan konspirasi pada November 2023. Hakim Lewis Kaplan menjatuhkan vonis pada Maret 2024 dan menolak banding yang diajukan.
Total kerugian yang ditimbulkan akibat tindakan SBF mencapai sekitar $8 miliar, menjadikannya salah satu penipuan keuangan terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Upaya SBF untuk mendapatkan pengampunan dari mantan Presiden AS Donald Trump juga gagal, setelah mendapat penolakan bipartisan.
Hubungan Drake dengan Industri Kripto dan Kontroversi
Lagu "Dust" juga menyoroti keterkaitan Drake dengan industri kripto, meskipun ia tampaknya kurang memahami perbedaannya. Ia menyebut dirinya sebagai figur besar dalam dunia kripto, padahal Bitcoin dan aset kripto lainnya memiliki karakteristik yang berbeda. Selain itu, Drake juga diketahui memiliki hubungan dengan Stake.com, sebuah platform perjudian kripto yang dilarang di Inggris dan diblokir dari Twitch. Platform ini dikabarkan membayar Drake puluhan juta dolar per tahun untuk mempromosikan perjudian.
Kontroversi ini semakin menambah sorotan terhadap perilaku Drake yang kerap dikaitkan dengan gaya hidup mewah dan dukungan terhadap figur yang kontroversial. Meskipun demikian, lagu "Dust" tetap menjadi sorotan karena pernyataan politik dan sosial yang disampaikannya melalui liriknya.