El Niño Super Diprediksi Terjadi Tahun Ini
Prediksi cuaca menunjukkan kemungkinan terjadinya El Niño super pada tahun 2023. Fenomena ini terjadi ketika suhu permukaan laut di wilayah tengah-timur Samudra Pasifik meningkat setidaknya 2 derajat Celcius di atas rata-rata, melepaskan panas ke atmosfer dan memengaruhi pola cuaca global.
Beberapa model iklim bahkan memperkirakan suhu bisa melampaui 3 derajat Celcius di atas rata-rata. Meskipun peluangnya hanya sekitar 25%, jika terjadi, ini akan menjadi peristiwa El Niño super keempat dalam 40 tahun terakhir. Dampaknya diperkirakan lebih parah karena suhu global saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya seperti 1983, 1998, dan 2016.
"Tahun 2016 akan dianggap sebagai tahun yang dingin jika terjadi saat ini. Begitu pula 1998, yang akan terasa sangat dingin dibandingkan kondisi saat ini," ujar Zeke Hausfather, peneliti iklim dari Berkeley Earth.
Dampak El Niño terhadap Cuaca Global
El Niño tidak hanya membawa dampak negatif. Di Amerika Serikat, fenomena ini berpotensi mengurangi tekanan cuaca ekstrem yang baru-baru ini terjadi. Beberapa wilayah selatan AS diperkirakan akan mengalami kondisi lebih hangat dan basah, sementara musim dingin di utara cenderung lebih ringan. Selain itu, peningkatan geseran angin di wilayah Atlantik dapat mengurangi aktivitas badai tropis.
"Musim salju di wilayah barat AS dan pegunungan bisa lebih baik, membantu pemulihan cadangan air jika suhu tidak terlalu tinggi. Curah hujan yang lebih tinggi juga dapat meredakan kekeringan di barat daya," jelas Hausfather.
Ancaman terhadap Kesadaran Iklim
Meskipun bukti perubahan iklim semakin tak terbantahkan, dampak sementara El Niño yang meredam bencana lokal di AS berisiko menurunkan kepedulian masyarakat terhadap isu ini. Menurut Brett Pelham, psikolog sosial dari Montgomery College, manusia cenderung lebih fokus pada kondisi di sekitarnya.
"Manusia memang dirancang untuk memperhatikan lingkungan langsung mereka. Namun, saat ini kita justru memompa gas rumah kaca dalam jumlah besar. Masalah ini hanya mendapat perhatian serius jika dampaknya dirasakan secara kronis di tempat tinggal mereka," kata Pelham.
Kondisi cuaca yang lebih stabil akibat El Niño, seperti hari yang lebih dingin di bulan Maret, dapat membuat sebagian orang meragukan pemanasan global. Padahal, fenomena ini hanya bersifat sementara dan tidak mengubah fakta ilmiah perubahan iklim.
Kesimpulan
El Niño super tahun ini berpotensi membawa dampak ganda: meredam bencana lokal di AS namun juga mengancam upaya mitigasi iklim global. Meskipun fenomena ini dapat memberikan jeda sementara, para ahli menekankan pentingnya tetap waspada terhadap perubahan iklim jangka panjang.