Ford mengakui bahwa upaya awalnya dalam memproduksi kendaraan listrik (EV) tidak berhasil mengubah industri otomotif. Kini, perusahaan tersebut berusaha bangkit dengan inovasi terbaru: sebuah truk listrik berukuran sedang yang dijual dengan harga $30.000. Produk ini diharapkan hadir pada tahun depan.
Truk listrik termurah Ford ini dikembangkan bukan di Detroit, melainkan di Long Beach, California. Di sana, Ford membentuk tim khusus beranggotakan 350 orang yang terdiri dari para veteran perusahaan dan profesional dari industri teknologi konsumen serta startup. Mereka bekerja di Ford Electric Vehicle Design Center, sebuah pusat inovasi yang merancang ulang cara pembuatan EV agar lebih sederhana dan terjangkau.
Di jantung inovasi ini adalah Universal EV Platform, sebuah platform modular yang terdiri dari tiga komponen besar yang dicetak dan disatukan. Di atasnya akan ditempatkan kabin truk atau dua jenis bodi lainnya. Meskipun Ford belum memamerkan truk listrik secara utuh, Car and Driver sempat melihat prototipe yang disamarkan. Truk ini memiliki bentuk tradisional dengan ukuran serupa Ford Maverick saat ini, namun dengan sisi bak yang lebih tinggi.
Ford juga menekankan pada efisiensi ruang interior. Menurut perusahaan, truk listrik ini akan menawarkan lebih banyak ruang daripada Toyota RAV4.
Desain yang Mudah Diperbaiki
Salah satu keunggulan utama platform baru ini adalah kemudahan perbaikan. Ford menyadari bahwa mobil terjangkau tidak akan berguna jika harus dibuang setelah kecelakaan ringan. Ketiga komponen utama platform ini memiliki garis potong (cutlines), sehingga bagian yang rusak dapat dipotong dan diganti dengan yang baru. Pendekatan ini memungkinkan perbaikan yang lebih cepat dan biaya lebih rendah.
Teknologi 48 Volt untuk Efisiensi
Ford juga melakukan terobosan dalam sistem kelistrikan. Truk listrik ini akan menggunakan sistem 48 volt untuk sebagian besar komponen, kecuali lampu, jendela listrik, dan beberapa bagian lain yang tetap menggunakan 12 volt. Dengan mengurangi penggunaan kabel dan komponen yang lebih ringan, Ford berhasil mengurangi 20% jumlah suku cadang dan 50% selang serta koneksi pendingin dibandingkan EV sebelumnya. Hal ini memungkinkan proses perakitan yang 15% lebih cepat.
Dengan inovasi ini, Ford berharap truk listrik berukuran sedang ini dapat segera hadir di pasar pada tahun depan, menawarkan solusi yang lebih terjangkau dan efisien bagi konsumen.