Guy Martin, pembalap motor berpengalaman dan presenter televisi terkenal di Inggris, resmi diskorsifikasi dari jalan raya setelah dua kali tertangkap kamera keamanan karena melanggar batas kecepatan.
Pada kesempatan pertama, Martin melaju dengan kecepatan 46 mph di zona yang dibatasi 40 mph. Tak lama setelahnya, ia kembali tertangkap melaju dengan kecepatan 78 mph di jalan yang seharusnya memiliki batas 70 mph, namun sementara dibatasi menjadi 50 mph akibat pekerjaan konstruksi.
Martin dikenal luas melalui program televisi Speed with Guy Martin, di mana ia mencoba memecahkan berbagai rekor kecepatan di darat, air, dan udara. Upayanya membawanya ke Amerika Serikat sebanyak tiga kali. Pada tahun 2014, ia memenangkan kelas Exhibition Motorcycle di ajang Pikes Peak dengan menggunakan Suzuki GSX-R1100 turbo. Dua tahun kemudian, ia berkompetisi dalam Nevada Open Road Challenge dengan mengendarai Ford Transit Van yang dimodifikasi. Pada tahun yang sama, ia mencoba memecahkan rekor kecepatan motor di Bonneville Salt Flats dengan Triumph Rocket Streamliner. Sayangnya, ia mengalami kecelakaan hebat dan gagal mencatat rekor baru, namun berhasil mencatatkan diri sebagai pembalap Triumph tercepat dengan kecepatan tertinggi 274,2 mph.
Karier balapnya yang telah berlangsung selama 25 tahun mencatat prestasi gemilang, termasuk finis kedua di Isle of Man TT, empat kali memenangkan Ulster Grand Prix, dan lima kali menjuarai North West 200. Selain itu, Martin juga dikenal sebagai presenter televisi yang berani melakukan aksi ekstrem. Kanal YouTube-nya telah menarik lebih dari 400.000 pelanggan yang terpesona oleh antusiasmenya terhadap dunia teknik, meskipun banyak di antaranya kesulitan memahami logat tebalnya dari Grimsby.
Ketika tertangkap, Martin tengah mengendarai Honda Africa Twin yang relatif stabil. Ia kini dilarang mengendarai kendaraan di Inggris selama enam bulan.