Joe Scarborough: Trump Sengaja Bantu Putin dalam Perang Ukraina

Pembawa acara Morning Joe di MSNBC, Joe Scarborough, melancarkan serangan keras kepada mantan Presiden AS Donald Trump. Ia menuduh Trump secara aktif membantu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam perang yang tengah berlangsung di Ukraina.

"Trump melakukan segala cara untuk membantu Vladimir Putin," kata Scarborough dalam programnya di MS NOW. Ia menambahkan, "Saat ini Putin terpojok akibat perang yang terus berlarut-larut di Ukraina—perang yang semula ia perkirakan hanya akan berlangsung tiga hari, namun kini telah berjalan bertahun-tahun."

Komentar Scarborough ini muncul menyusul keputusan pemerintahan Trump untuk kembali melonggarkan sanksi terhadap minyak Rusia selama 30 hari ke depan.

Pemerintahan Trump Diduga Berbohong soal Rusia

Scarborough menuding pemerintahan Trump telah berbohong selama lebih dari setahun mengenai kemampuan Rusia. Menurutnya, pemerintahan Trump terus memutarbalikkan fakta tentang kekuatan Rusia dan stabilitas Putin di dalam negeri.

"Stabilitas Putin di Rusia saat ini berada di titik terendah. Lalu apa yang dilakukan pemerintahan Trump? Mereka justru memberikan Putin kelonggaran 30 hari lagi, setelah sebelumnya berbohong kepada rakyat Amerika bahwa mereka tidak akan melakukannya," tegasnya.

"Ini terus berulang," kata Scarborough dengan nada frustrasi.

Trump Diduga Bisa Akhiri Perang, Tapi Pilih Tidak Melakukannya

Scarborough juga menuding Trump memiliki kekuatan dan pengaruh untuk menghentikan perang di Ukraina, namun memilih untuk tidak melakukannya. Menurutnya, perang tersebut sebenarnya bisa diakhiri jika Trump mau menekan Putin.

"Perang ini bisa berakhir. Putin bisa dipaksa ke meja perundingan," ujarnya. "Banyak pihak yang mengatakan, 'Putin akan melakukan apa pun yang ia mau.' Padahal sebenarnya kesepakatan bisa dicapai. Donald Trump dan orang-orang di sekitarnya justru terus membenci para pejuang kemerdekaan Ukraina."

Scarborough menambahkan, "Jika mereka tidak membenci para pejuang Ukraina, mereka tidak akan gegabah menyerang Iran dengan anggapan bisa mengalahkannya dalam hitungan hari atau minggu."

"Presiden terus menciptakan perang yang ia klaim telah ia akhiri, sementara ia enggan mengakhiri satu-satunya perang yang sebenarnya ia miliki kekuatan untuk menghentikannya—yaitu perang antara pasukan Rusia Putin dan rakyat Ukraina," lanjutnya.

Scarborough menutup dengan mengatakan, "Ia hanya menolak untuk melakukannya."

Latar Belakang Keputusan Sanksi Minyak Rusia

Keputusan pemerintahan Trump untuk melonggarkan sanksi terhadap minyak Rusia menuai banyak kritik. Banyak pihak menilai langkah tersebut justru memberikan bantuan ekonomi kepada Rusia, yang tengah terpuruk akibat perang dan sanksi internasional.

Scarborough menegaskan, pemerintahan Trump telah berulang kali memberikan kelonggaran kepada Putin, padahal Rusia terus menunjukkan kelemahannya di medan perang.

Sumber: The Wrap