Cole Young: Dari Harapan Baru hingga Korban Pertama
Cole Young, yang diperankan oleh Lewis Tan dalam Mortal Kombat (2021), kembali hadir dalam sekuelnya hanya untuk menemui ajal dalam babak pertama turnamen penyelamat dunia. Kehadirannya yang singkat pun diselingi dengan eksposisi yang terasa dipaksakan, memperkenalkan kembali tokoh utama Johnny Cage (Karl Urban) kepada penonton yang mungkin sudah lupa. Setelah itu, Cole hanya muncul dalam beberapa adegan singkat untuk mengingatkan kita bahwa dia adalah keturunan Scorpion, memiliki kekuatan super yang butuh satu film untuk dikuasai, serta memiliki keluarga yang tak pernah benar-benar ditampilkan di layar.
Pertarungan yang Tak Seimbang dan Kematian yang Menghentak
Pertarungan Cole melawan Shao Kahn (Martyn Ford), Kaisar Outworld yang kejam, sudah terlihat tak adil sejak awal. Shao Kahn diketahui curang dengan mencuri sihir Lord Raiden (Tadanobu Asano) untuk menjadi tak terbunuh. Meskipun Cole sempat terlihat tangguh—bahkan berhasil menyayat leher Shao Kahn dalam pertarungan yang tampak adil—akhirnya dia dikalahkan dengan brutal. Shao Kahn membanting Cole ke belakang, lalu menghancurkan wajahnya dengan palu Wrath Hammer yang mengerikan. Darah yang memancar seolah-olah meniru atraksi pemotongan daging ala Gallagher di Comedy Cellar tahun 1989.
Kematian Cole tak hanya brutal, tetapi juga terasa final. Adegan ini terjadi di arena Dead Pool, tempat kolam asam hijau berkilauan siap mencairkan tulang. Shao Kahn dengan sengaja mendorong tubuh Cole ke dalamnya, memastikan kematiannya. Kematian ini tak hanya mengejutkan, tetapi juga terasa seperti lelucon kasar terhadap karakter yang semula dianggap sebagai wakil penonton.
Apakah Ini Kursus Koreksi untuk Menyenangkan Fandom?
Di satu sisi, kematian Cole yang kejam ini disampaikan dengan gaya khas Mortal Kombat yang kasar dan tak berbelas kasihan—sesuatu yang justru menjadi daya tarik utama franchise ini. Di sisi lain, kematiannya yang begitu cepat dan brutal terasa seperti upaya terang-terangan untuk menenangkan penggemar daring yang keras. Mereka sebelumnya mengkritik keras peran Lewis Tan di film pertama, seolah-olah kematian Cole dirancang untuk menjadi bahan ejekan dan memuaskan keinginan para penggemar yang tak sabar.
Meskipun alasan resmi atas kematian Cole belum diumumkan, kematiannya yang dramatis dan tak terduga ini meninggalkan pertanyaan besar: apakah ini bagian dari strategi studio untuk merespons umpan balik penggemar, atau sekadar kelanjutan dari tradisi brutal yang melekat pada Mortal Kombat?
"Kematian Cole Young di Mortal Kombat II tak hanya mengejutkan, tetapi juga menunjukkan bagaimana tekanan fandom daring bisa memengaruhi keputusan kreatif sebuah studio."